Pertama di Indonesia, Inilah Aplikasi Android untuk Pelestarian Lingkungan Berbasis Hadis Nabi

gomuslim.co.id- Sebuah karya inovatif diluncurkan oleh Dosen Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Pekalongn Arif Chasanul Muna, dalam karyanya Arif membuat sebuah aplikasi guna memudahkan mahasiswa dan masyarakat dalam memahami hadis, utamanya yang terkait dengan pelestarian lingkungan.

Aplikasi berbasis android ini diberi nama Ihya' As-Sunnah. Aplikasi ini sekarang sudah bisa diakses di android melalui play store dengan menuliskan kata kunci 'Hadis Pelestarian Alam'.

Di dalam aplikasi ini memuat enam bahasan pokok, yaitu: Prinsip Pelestarian Alam, Menjaga Sumber Daya Alam, Menjaga Kebersihan Lingkungan, Menjaga Kelestarian Air, Menjaga Kelestarian Flora, dan Menjaga Kelestarian Fauna.

Arif mengaku dalam pembuatan aplikasi ini merupakan bagian dari upaya awal STAIN Pekalongan dalam mentransformasikan hadis-hadis yang dikaji pada program studi Ilmu Hadis menjadi langkah konkrit pelestarian alam melalui program yang disebut Ihya' As-Sunnah.

Dipilihnya Ihya As-Sunnah menjadi nama pilihan program, karena berpijak pada penelitian di tengah masyarakat bahwa hadis yang dipahami dan diamalkan masyarakat hanya berkutat di bidang ibadah mahdhah. "Sedangkan di ibadah pelestarian alam tidak banyak dipahami. Mengelola alam dipandang sebagai urusan dunia dan terpisah dari urusan keagamaan," ungkap Arif, Kamis (29/12).

Selain itu, program Ihya' As-Sunnah ditujukan untuk menyikapi perubahan iklim yang melanda di tanah nusantara ini, bahkan terjadi di dunia. Adanya cuaca ekstrim baik di musim hujan maupun kemarau tidak terlepas dari kerusakan alam yang disebabkan ulah dan tangan manusia.

"Agama dipandang absen dalam hal ini. Untuk itu, dengan program Ihya' As-Sunnah, agama harus dilibatkan dan lembaga keagamaan seperti perguruan tinggi keagamaan tidak boleh tinggal diam," katanya.

Arif berpendapat, melalui pendekatan riset kritis serta didampingi Pusat Penelitian Pengabdian Masyarakat (P3M), saat ini para dosen pada program studi ilmu hadis STAIN Pekalongan bersama masyarakat sedang menyusun instrumen untuk program Ihya' As-Sunnah. Instrumen inilah yang nantinya akan menjadi tolok ukur pelaksanaan Ihya As-Sunnah di tengah masyarakat, sehingga mampu merealisasikan visi STAIN Pekalongan yang memelopori pewujudan Islam sebagai rahmatan lil 'alamin.

"Ihya As-Sunnah ini akan memberikan landasan teologis kepada masyarakat bahwa menjaga alam termasuk ibadah. Program ini diharapkan dapat menghapus stigma masyarakat terhadap PTKI yang hanya mengurusi agama dalam makna sempit," tandasnya.

Dalam Surah Al A’raf (7) Ayat 56-58 dijelaskan mengenai “Anjuran untuk Peduli Terhadap Lingkungan” yang artinya :

“Dan janganlah kamu berbuat kerusakan di muka bumi sesudah (Allah) memperbaiki dan berdoalah kepadanya rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan), sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik. Dan dialah yang meniupkan angina sebagai pembawa berita gembira sebelum kedatangan rahmat-Nya (hujan) hingga apabila angin itu telah membawa awan mendung, kami halau ke suatu daerah yang tandus, lalu kami turunkan hujan di daerah itu . maka kami keluarkan denan sebab hujan itu berbagai macam buah-buahan. Seperti itulah kami membangkitkan orang-orang yang telah mati, mudah-mudahan kamu mengambil pelajaran. Dan tanah yang baik, tanam-tanamannya tumbuh dengan seizin Allah, dan tanah yang tidak subur, tanaman-tanamannya hanya tumbuh merana. Demikianlah kami mengulangi tanda-tanda kebesaran (Kami) bagi orang-orang yang bersyukur”. (nat/dbs)

 

 

 


Back to Top