Muslim Food Bank di Kanada Siapkan Makanan Halal untuk Kaum Dhuafa dan Imigran

gomuslim.co.id- Berangkat dari kekhawatiran yang muncul saat seorang Muslim menerima bantuan makanan dari Food Bank Surrey, British Columbia, Kanada. Kekhawatiran tersebut terkait kehalalan produk makanan yang dibagikan tersebut, termasuk adanya daging babi. 

Demi menjaga diri untuk tidak mengkonsumsi makanan non halal, Muslim penerima bantuan yang didominasi oleh kaum dhuafa dan imigran, akhirnya memilih untuk mengkonsumsi makanan kaleng dan buah. Kekhawatiran ini pun dijawab dengan kemunculan Muslim Food Bank. Tempat yang menyediakan makanan halal itu sudah berdiri sejak beberapa tahun silam dan didanai berdasarkan donasi atau sumbangan dari komunitas Muslim setempat. Muslim Food Bank ini memang khusus mengumpulkan dan menyalurkan makanan-makanan halal dan sesuai syariah.

Meski buka setiap hari untuk menerima donasi makanan dan bantuan, Muslim Food Bank menyalurkan bantuan tersebut tiap Sabtu. Permintaan akan bantuan makanan halal dan berbagai kebutuhan sehari-hari ini pun meningkat seiring dengan banyaknya pengungsi asal Suriah yang datang ke Kanada.

Menurut Direktur Muslim Halal Food, Mainu Ahmad, meskipun seseorang dalam keadaan miskin, tapi dia tetap memiliki hak untuk bisa menjalankan perintah agamanya, termasuk untuk memilih mengonsumsi makanan halal. Ahmad menambahkan, perlu ada lembaga atau komunitas yang memberikan makanan dan bantuan yang membuat nyaman para penerima bantuan tersebut, termasuk dalam aspek ajaran agama mereka.

"Jika dalam agama Anda memerintahkan untuk menjadi vegetarian atau memilih makanan halal, maka saya rasa itu Anda memiliki hak untuk menjalankan perintah agama itu. Orang tidak bisa memaksa orang lain untuk memakan atau mengonsumsi sesuatu, hanya karena orang tersebut miskin. Saya rasa, banyak komunitas di Kanada yang mendukung hal tersebut," ungkap Ahmad, Jumat (29/12).

Ahmad menambahkan, pihaknya juga menjalin kerja sama dengan Food Bank Surrey yang telah lebih dahulu berdiri. Kerja sama ini termasuk dalam alokasi dan pembagian para penerima manfaat. Bahkan, Food Bank Surrey kerap memberi rekomendasi kepada para imigran Muslim untuk bisa mendapatkan bantuan makanan dari Muslim Food Bank Surrey.

Pria yang berprofesi sebagai akuntan itu mengakui, bekerja sebagai Direktur di Muslim Food Bank memberikankan ketenangan pada jiwanya. Terutama saat memberikan bantuan kepada pihak-pihak yang membutuhkan. Kerja sukarelawanan di Muslim Food Bank ini pun tidak mengganggu kerja Mainu sebagai akuntan. "Profesi sebagai akuntan dapat memberi makan kepada saya dan keluarga saya. Tapi semua aktivitas dan pekerjaan yang saya lakukan di sini adalah 'makanan' untuk jiwa saya," ujarnya penuh makna yang mendalam.

Muslim Food Bank dan Layanan Masyarakat mulai dirintis pada tahun 2010 dan memiliki dua divisi utama melalui mana program yang diberikan; Food Bank dan Pelayanan Masyarakat (ASPIRE).

Mereka yang terlibat dalam Muslim Food Bank dan Pelayanan Masyarakat (ASPIRE), adalah mereka yang tergabung di British Columbia dan amal yang terdaftar di Badan Pendapatan Kanada. Masyarakat dijalankan oleh terpilih, relawan Direksi. Dewan mengawasi Direktur Eksekutif, Komite Manajemen, staf dan relawan yang mengelola operasi sehari-hari dari program.

Selain itu, Muslim Food Bank dan Layanan Masyarakat (ASPIRE) rutin menjalankan program-programnya melalui sumbangan uang dan makanan. Sumbangan ini berasal dari individu, usaha kecil dan organisasi serta berbagai upaya penggalangan dana, seperti acara penggalangan dana tahunan atau peristiwa pihak ketiga dijalankan oleh organisasi lain. (nat/dbs)

 

 


Back to Top