Gaet Konsumen Muslim, Barcelona Mulai Kembangkan Bisnis Kuliner Halal

gomuslim.co.id- Gaya hidup halal kini makin mendunia. Hal ini membuat banyak pelaku usaha makin dituntut untuk mengembangkan produk mereka dengan konsep halal sesuai syariah Islam. Tak hanya di Indonesia atau Malaysia  yang memiliki populasi muslim mayoritas, kini produk halal juga makin mudah ditemui di berbagai negara dunia, seperti  di Kota Barcelona, Spanyol.

Akhir tahun lalu, para pemimpin politik dan bisnis menghadiri konferensi ekonomi Mediterania di Barcelona, Desember 2016. Publikasi Anadolu Agency menyebutkan bahwa pasar makanan halal memiliki potensi besar dan kapasitas yang signifikan yang dapat meningkatkan perekonomian di wilayah tersebut.

Pemimpin Mediterania mengatakan perusahaan makanan raksasa seperti Nestle telah meningkatkan investasi dan keahlian mereka melalui produk makanan halal. Analog Muslim untuk produk halal Yahudi, menargetkan populasi Muslim diperkirakan bertambah satu miliar orang pada tahun 2050, bersama dengan pendapatan yang meningkat.

Selain itu, DinarStandard, sebuah perusahaan riset di New York memperkirakan makanan halal akan tumbuh sebesar 1,6 triliun dolar mewakili hampir 17 persen dari total belanja global dalam makanan dan minuman pada tahun 2018, dari sekitar 1 triliun dolar pada tahun 2012.

Isabel Romero, kepala Institut Halal kepada para delegasi di konferensi tersebut juga mengatakan bahwa industri produk halal merupakan bagian integral dari ekonomi sosial yang memungkinkan kemajuan sosial.

“Kami percaya produk halal adalah sebuah konsep holistik dan global yang dapat mempengaruhi semua orang. Ini berarti sesuatu yang memungkinkan kita untuk hidup lebih baik dengan cara yang sehat dan hormat,” ungkap Romero.

Tidak hanya itu, Romero juga menekankan bahwa barang halal adalah sektor kunci dalam perdagangan internasional. Kata Romero, kini makanan halal tidak hanya ditergetkan untuk orang yang beragama Islam. Tapi di Spanyol, lebih dari 30 persen konsumen produk halal bukan yang beragama Muslim. karena itu, lanjutnya, negara-negara Mediterania bisa mendapatkan keuntungan dari sektor ini.

Di sisi lain, Ana Isabel Gonzalez Santamaria, profesor di Sekolah ESIC Bisnis & Pemasaran di Seville, memiliki beberapa saran untuk lebih mempromosikan makanan halal. Kata Ana, promosi produk halal bisa dilakukan dengan berbagai cara, di antaranya mendorong kerjasama penelitian, memberikan dukungan keuangan UKM, dan meningkatkan kesadaran profesional, industri, dan media akan membantu sektor makanan halal meningkatkan pangsa pasar pangan global.

Lebih lanjut, Ana Santamaria mengatakan bahwa negara-negara Mediterania harus mengembangkan ekonomi mereka pada sektor makanan halal. Jika mereka melakukannya, mereka akan mendapatkan keuntungan dari pasar yang berkembang.

Pemimpin lain di konferensi mengatakan ada permintaan untuk produk halal dan jasa dari restoran, hotel, dan usaha lainnya. Perusahaan harus beradaptasi terhadap produk dan layanan mereka dengan kebutuhan pelanggan Muslim di wilayah tersebut. (fau/dbs/foto: cheriatravel)

 


Back to Top