Tebar Kebaikan, Restoran Muslim di Kanada Beri Makanan Gratis untuk Dhuafa dan Tunawisma

gomuslim.co.id- Ada banyak cara untuk berbagi dengan sesama. Terlebih jika berbagi untuk orang yang sangat membutuhkan. Seperti yang dilakukan oleh restorang yang satu ini. Baru-baru ini, sebuah restoran di Kanada memberikan makanan gratis kepada siapa saja yang kelaparan dan tidak punya uang. Atas kebaikan dan kemurahannya, banyak masyarakat yang memuji restoran tersebut.

Dilansir dari CBC Canada, sebuah kertas kecil tertempel di depan pintu restoran Marche Ferdous yang menarik perhatian masyarakat setempat dan pengunjung. Di sana tertulis “Orang tanpa uang dipersilahkan makan gratis” dalam bahasa Inggris dan Prancis.

Pemilik restoran, Yahya Hashemi mengatakan sudah memberikan makanan gratis bagi orang kelaparan selama lima bulan terakhir. Ia menganggapnya sebagai biaya bisnis. “Kami tidak berpikir berapa banyak biaya yang kami keluarkan. Kami tidak menanyakan apapun, kami tidak menilai orang. Jika mereka ingin makan, kami akan berikan. Itu saja,” ujar pria muslim itu sebagaimana dikutip dari laman Huffington Post.

Lebih lanjut, Hashemi mengungkapkan pihaknya menyajikan makanan gratis untuk 4 sampai 5 orang per hari. Selain itu, staf restoran pun tidak akan bertanya atau menilai siapapun yang meminta makanan gratis.

Menurutnya, ide tersebut muncul pada musim gugur 2015 lalu setelah mengetahui bahwa banyak tunawisma yang berada di sekitar restoran milik Hashemi. Salah seorang pegawai lantas mengusulkan untuk memberi para tunawisma makanan hangat ketimbang uang. Toh, hal itu tidak membuat rugi restoran.

“Beberapa orang malu-malu, beberapa lainnya tidak percaya kami menawarkan ini,” ungkap pria asal Iran ini. Menurut Hashemi, membantu orang yang membutuhkan sudah menjadi bagian kepercayaan agamanya. Ia ingin memberi kembali kepada Kanada karena ia sudah banyak diberi oleh negara ini.

“Kami harus menggambarkan wajah asli Islam, para muslim, imigran yang akan bekerja keras di sini dan ingin menjadi bagian dari negara yang hebat ini,” ujar co-founder Marché Ferdous, Ala Amiry.

Hashemi juga tidak merasa orang akan mengambil keuntungan dari kebaikan restoran. Bahkan beberapa konsumen mulai mendonasikan uang agar mereka bisa memberi makan lebih banyak orang.

“Mereka datang ke sini, mendonasikan C$20 (sekitar Rp 200.000), $30 (Rp 300.000), $50 (Rp 500.000) dan mereka mengatakan, 'Oke, beberapa orang selanjutnya saya yang bayar,” kata Hashemi.

Restoran Mediterania kecil di Montreal itu kemudian mendapat banyak pujian secara online. Karena tujuan mulianya tersebut. Kebaikan restoran itu memang sempat beredar secara online setelah sebuah posting di Facebook milik Sean Jalbert pada Senin (02/01) banyak disebar orang. Jalbert mencoba membuktikan dengan mengunjungi restoran itu.

Ia mengatakan pada staf restoran kalau tidak punya uang. Tanpa kendala, ia langsung diberikan makanan gratis, termasuk minumannya. “Saya merasa tersanjung dan terpukau,” ujar Jalbert yang menambahkan pihak restoran sangat ramah dan bersahabat.

Setelah menyelesaikan makan, ia mengatakan punya uang dan kemudian membayar makanannya. Jalbert berbagi pengalamannya secara online. Berharap orang lain bisa menyebarkan kabar itu agar masyarakat yang membutuhkan tahu tentang Marche Ferdous.

Salah seorang konsumen, Daniel Legace, mengatakan senang ada restoran seperti itu yang buka di daerahnya. "Ini hal yang sangat baik bagi tunawisma," ucapnya. (njs/dbs)

 


Back to Top