Kemenag Perpanjang Waktu Pendaftaran Calon Anggota Dewan Pengawas Keuangan Haji

gomuslim.co.id- Jumlah jamaah haji asal Indonesia selalu menjadi yang terbanyak setiap tahunnya. Hal ini membuat dana haji yang dikelola pemerintah juga sangat besar. Adanya Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) diharapkan dapat memberikan nilai manfaat dan maslahat yang besar bagi umat.

Baru-baru ini, Panitia Seleksi (Pansel) memperpanjang pendaftaran calon anggota Badan Pelaksana dan anggota Dewan Pengawas Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Kepastian perpanjangan pendaftaran ini disampaikan Sekretaris Pansel yang juga Sekjen Kementerian Agama (Kemenag) RI, Nur Syam.

Nur Syam menjelaskan, dana haji yang jumlahnya puluhan triliun rupiah, ke depannya akan dikelola Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Sekarang ini sedang dibuka pendaftaran anggota BPKH dan anggota dewan pengawasnya oleh Pansel (Panitia Seleksi) yang telah dibentuk beberapa bulan lalu. “Pendaftaran calon anggota badan pelaksana dan dewan pengawas BPKH diperpanjang,” ujar Nur Syam di Jakarta. 

Lebih lanjut, Nur Syam menuturkan perpanjangan pendaftaran calon BPKH dimaksudkan memberikan kesempatan kepada sebanyak mungkin profesional, tokoh, ulama, dan praktisi di bidang syariah atau ekonomi syariah untuk mengikuti seleksi. Dengan demikian, melalui perpanjangan diharapkan akan didapat calon anggota BPKH, baik badan pelaksana maupun dewan pengawas yang lebih banyak dan variatif, serta mewakili berbagai unsur masyarakat.

“Adanya perpanjangan ini memberikan kesempatan kepada para professional untuk mencoba bergabung dalam BPKH. Tentunya mereka adalah orang-orang yang kredible, amanah, dan profesional di bidangnya masing-masing,” tegas Nur Syam.

Menurut Nur Syam, keterlibatan ulama, tokoh agama, serta praktisi syariah penting karena BPKH akan mengelola uang umat yang jumlahnya sangat besar. “Pengelolaan dana haji ini yang terbesar. Jadi butuh orang-orang yang betul-betul kompeten di beberapa bidang. Kita ingin lembaga ini lebih baik dan dipercaya masyarakat,” katanya.

Tidak hanya itu, pemerintah berharap akan ada calon anggota BPKH, baik badan pelaksana maupun dewan pengawas, yang lebih banyak dan variatif. Selain itu, mereka dapat mewakili berbagai unsur masyarakat.

Nur Syam mengungkapkan, perpanjangan pendaftaran ini akan berlangsung mulai tanggal 9 Januari 2017. Sedangkan batas akhir pendaftaran adalah pukul 16.00 WIB pada tanggal 23 Januari 2017 mendatang.

Sementara itu, seleksi BPKH tahap pertama sendiri telah dilaksanakan dari tanggal 16 sampai 27 Desember 2016 lalu. Para peserta yang mendaftar sudah diverifikasi dan direkapitulasi untuk keperluan seleksi pada tahap selanjutnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) 76/2016 tentang Tata Cara Pemilihan, Pengusulan, dan Penetapan Anggota Badan Pelaksana dan Anggota Dewan Pengawas serta Calon Pengganti Antar Waktu Anggota Badan Pelaksana dan Anggota Dewan Pengawas Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Atas Perpres ini, persiapan panitia seleksi dan pendaftaran calon anggota Dewan Pengawas dan anggota Badan Pengelola telah dimulai sejak Senin 29 Agustus 2016 lalu. (njs/kemenag/dbs)


Back to Top