Hasil Royalti Buku 'The Power of Silaturahim' Digunakan untuk Berangkatkan Umrah 35 Orang

gomuslim.co.id- Untuk sebagian orang menulis sebuah buku dapat dijadikan media dakwah, karena buku dapat memberikan pengaruh kepada pembaca. Selain itu, keuntungan hasil royaltinya pun dapat digunakan untuk membatu sesama. Hal inilah yang dilakukan oleh seoran motivator, pakar komunikasi, dan penulis buku, Aqua Dwipayana.

Doktor Ilmu Komunikasi alumni Kampus Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung, Jawa Barat, mendedikasikan royalti dari penjualan bukunya untuk memberangkatkan umrah puluhan orang yang layak dibantu serta menyantuni anak yatim piatu dan kaum dhuafa.

Aqua mengatakan sejak awal, dia berniat menyisihkan royalti dari hasil penjualan buku The Power of Silaturahim: Kiat Sukses Menjalin Komunikasi untuk keperluan tersebut.

Sebanyak 35 orang diberangkatkan umrah pada, Minggu (8/1). Mereka yang tergabung dalam jamaah umrah The Power of Silaturahim itu bertolak dari Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Cengkareng menuju Jeddah guna menjalani serangkaian ibadah umrah Mekkah dan Madinah selama sembilan hari.

“Saya memang sudah meniatkan kalau buku saya The Power of Silaturahim: Kiat Sukses Menjalin Komunikasi tembus 100 ribu eksemplar, saya akan berangkatkan 10 orang untuk umroh. Alhamdulillah, ternyata akhirnya malah lebih dari 30 orang,” ungkap Aqua.



Tujuannya berbagai dari hasil royalti penjualan buku tersebut sebagai wujud syukur sekaligus apresiasi terhadap respons antusias berbagai kalangan yang membeli buku setebal 300 halaman itu. Dia menjelaskan 35 orang yang mendapatkan “hadiah” umrah itu berasal dari berbagai daerah, seperti Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Maluku, Nusa Tenggara Timur, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, dan Kalimantan Selatan.

“Alhamdulillah, saya turut merasakan kebahagiaan mereka yang merasa seperti mimpi dapat berangkat umrah,” kata Aqua.

Dikatakannya bukunya itu semula ditulis dan dicetak sebagai salah satu cenderamata bagi para undangan yang menghadiri sidang terbuka disertasinya yang berjudul Citra Kepolisian Republik Indonesia Dalam Pandangan Pemangku Kepentingan: Studi Kasus Pelayanan Publik Polisi Lalu Lintas Polda Jawa Barat. Sidang terbuka tugas akhir program di Kampus Unpad Bandung itu digelar pada Jumat, 15 April 2016. Di luar dugaan, respons para pembaca sangat positif sehingga buku tersebut kemudian diedarkan secara luas dan menembus 100 ribu eksemplar.

Hampir seluruh peserta umrah gratis itu terkejut seolah tidak percaya ketika satu per satu dihubungi dan diberi kabar mendapatkan kesempatan ikut umrah gratis. Mereka ada yang berprofesi sebagai pegawai honorer, pensiunan pegawai biasa, guru SD, anggota TNI-Polri, pegawai swasta, ibu rumah tangga, dan juru parkir.

“Alhamdulillah, ini kejutan yang sangat mengharukan sekaligus membahagiakan. Saya tiba-tiba mendapatkan telepon yang mengabarkan dapat hadiah umroh dari Pak Aqua Dwipayana yang sebelumnya tidak saya kenal,” ujar Undang Suryaman yang mendapat hadiah umrah gratis.

Undang adalah Juru parkir di Kampus Universitas Padjadjaran (Unpad) Jatinangor, Jawa Barat. Kisah dan kiprah Undang sempat ditulis di rubrik sosok satu harian nasional pada akhir Oktober 2016 yakni mewujudkan mimpinya membuat sekolah untuk anak-anak kurang mampu di rumahnya.

Lalu, pada 2012 dia mampu mendirikan Taman Kanak-kanak Nafilatul Husna Ataullah dan Taman Pendidikan Al-Qur’an Raudlotul Jannah di Desa Rancaekek Kulon, Kabupaten Bandung. Sekolah itu diigelar di ruang tamu dan kamar tidur Undang yang sempit.

Semenjak sosoknya diangkat media nasional itu, ada dermawan yang datang membiayai pemasangan keramik untuk lantai yang sebelumnya terbuat dari plesteran semen berlapis karpet lembab. Ada pula yang menyumbang meja, kursi, buku, komputer, dan peralatan belajar.

Keberangkatan jamaah umrah tersebut dilepas langsung di Bandara Soekarno Hatta oleh pemilik travel biro PT Cahaya Karimah Rasya (Carisya) Nunuk Haribowo dan Aqua Dwipayana. (nat/ihram/dbs)

 


Back to Top