MAJT-TV

Inilah Saluran Televisi Lokal untuk Tebar Dakwah di Jawa Tengah

gomuslim.co.id- Sebuah stasiun televisi lokal akan meramaikan dakwah di Jawa Tengah. Televisi Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) atau MAJT-TV dalam waktu dekat segera melakukan uji coba siaran di Kota Semarang dan sekitarnya. Ketua Dewan Pelaksana Pengelola MAJT Dr H Noor Achmad MA, pada Mingu (8/1) mengatakan bahwa paling lambat awal Februari MAJT-TV sudah mengudara untuk kepentingan syiar Islam dan menyuarakan Islam Rahmatan Lilalamin yang penuh kedamaian.

Hal tersebut dikatakan Noor usai melakukan penandatanganan kerja sama antara MAJT, MAJT-TV, Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) dan TVKU di ruang serbaguna MAJT Jl Gajahraya Semarang. Naskah kerja sama ditandatangani oleh Rektor Udinus Prof Dr Ir Edi Noersasongko MSc, Ketua MAJT Dr H Noor Achmad MA, Dirut TVKU Dr Guruh Fadjar Sidiq dan Dirut MAJT-TV Drs Agus Fathuddin Yusuf MA.

Pada kesempatan itu Rektor Udinus menyampaikan terima kasih karena telah diberi kesempatan menambah kekuatan jangkauan siaran TVKU melalui pemasangan transmitter di lingkungan Masjid Agung Jawa Tengah. Menurutnya, di era teknologi modern, televisi, radio, internet, dan media massa lainnya sangat dibutuhkan untuk memperluas jaringan dakwah Islam.

"Dakwah yang sudah dilakukan para kiai ulama dan mubaligh sudah sangat luar biasa. Tetapi akan lebih hebat lagi jangkauan pendengar dan jamaahnya manakala disiarkan melalui televisi, radio dan jaringan media massa," ungkapnya.

Pihaknya merasa bersyukur karena gagasan mendirikan stasiun televisi yang konsentrasi terhadap pengembangan dakwah Islam di Jawa Tengah segera terwujud melalui MAJT. Harapannya agar umat Islam turut mendukung dan membantu mewujudkan ide gagasan ini.

Dirut MAJT-TV Agus Fathuddin Yusuf mengatakan dalam masa uji coba siaran televisi MAJT mendapat kesempatan untuk mengudara selama dua jam setiap hari. "Waktu yang tepat dua jam itu apakah pagi, siang, sore atau malam hari sedang kami pelajari," kata Agus. 

Mengenai segmentasi pemirsa MAJT-TV, Agus mengatakan lebih fokus ke pondok pesantren, madrasah dan lembaga pendidikan, ormas Islam, pengusaha dan lain-lain. "Moga-moga para pengusaha dan aghniya berkenan membantu dalam bentuk spot tayangan iklan,’’ imbuhnya.

Sedangkan beberapa perguruan tinggi, lembaga pendidikan, madrasah dan biro-biro umrah haji menurut Agus sudah menyatakan mendukung dan bergabung pendirian MAJT-TV.

Ketua MAJT Dr H Noor Achmad MA berharap, kehadiran MAJT-TV dapat diterima masyarakat sebagai corong syiar Islam yang damai menyuarakan Islam Rahmatan Lilalamin. "Fungsi media sebagai tempat pendidikan, menyampaikan informasi, hiburan dan kontrol sosial dan lain-lain tetap harus dijalankan meskipun fokusnya pada pengembangan dakwah Islam," katanya. 

Noor juga berharap agar adanya dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Kementerian Agama dan stake holder di Jateng untuk pengembangan televisi MAJT. (nat/dbs)


Back to Top