Ikatan Mahasiswa Peduli Halal

Imapela Gelar Sosialisasi Produk Halal di Desa Sidoluhur Jawa Timur

gomuslim.co.id- Ikatan Mahasiswa Peduli Halal (IMAPELA) menggelar bakti sosial dan sosialisasi halal kepada masyarakat pedesaan. Kegiatan yang merupakan program dari divisi Humas dan Divisi Sosialisasi IMAPELA ini dilaksanakan di dusun Gedang Cici Desa Sidoluhur, Kec. Lawang Malang Jawa Timur, Jumat (30/12/2016).

Ketua umum Imapela, Pambudiono mengatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk lebih mengenalkan produk halal kepada masyarakat. “Banyak sekali desa-desa tertinggal di Indonesia yang penduduknya kurang mampu dan kurang paham mengenai produk halal. Salah satunya di dusun Gedang Cici Desa Sidoluhur ini,” ujarnya.

Untuk itu, lanjut dia, menyikapi persoalan ini dibutuhkan perhatian khusus dari semua kalangan untuk menyosialisasikan produk halal ini, salah satunya adalah kalangan mahasiswa. “Ini menjadi bukti konkrit dari Imapela yang telah memperoleh sertifikat trainer dari LPPOM MUI sebagai pendakwah halal di Indonesia,” tambahnya.

Kegiatan bakti sosial ini sendiri diawali dengan pemberian sembako oleh panitia sebanyak 30 kepala keluarga tidak mampu di lokasi tersebut. Santunan tersebut dimaksudkan untuk meringankan beban keluarga yang kurang mampu di desa tersebut. “Pemberian sembako ini hanya memberikan amanah dari masyarakat yang telah turut serta berdonasi membantu kegiatan ini,” ungkapnya.

Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi halal kepada ibu-ibu usia produktif. Pambudi menjelaskan, materi yang disampaikan kepada masyarakat adalah tentang halal dan haram serta pengolahan hasil pertanian. “Pemberian materi halal dan haram ini bertujuan agar masyarakat lebih berhati-hati dalam mengkonsumsi produk yang akan dimakannya terutama ibu ibu yang mengatur pola konsumsi dari keluarga,” katanya.

Menurutnya, warga setempat sendiri masih memahami tentang sesuatu produk halal dan haram secara gamang. “Padahal di zaman yang serba modern ini sudah banyak sekali pangan yang statusnya syubhat dan bahkan tidak diketahui secara pasti kehalalannya, untuk itu perlu kehati-hatian, apalagi kita selaku umat Islam,” paparnya.

Selanjutnya, panitia juga memberikan materi tentang bagaimana pengolahan produk pangan yang berkualitas. “Materi ini diberikan dengan tujuan agar nantinya masyarakat yang berada di desa mampu mengolah hasil komoditas pertanian mereka sendiri dan dapat dijual dengan harga yang lebih tinggi,” ujarnya.

Antusiasme masyarakat cukup tinggi dengan adanya kegiatan yang digagas oleh mahasiswa yang tergabung di Imapela ini. “Kita semua tahu ada banyak persoalan lain yang dihadapi masyarakat  seperti pendidikan, ekonomi dan terbatasnya informasi. Desa ini adalah salah satu contoh dari banyaknya desa-desa tertinggal lainnya di pelosok nusantara,” katanya.

Untuk diketahui, Ikatan Mahasiswa Peduli Halal (Imapela) sendiri merupakan organisasi mahasiswa bersifat independen (tidak dibawahi oleh siapapun) yang bergerak di bidang halal. Organisasi nasional yang telah berdiri sejak 16 Mei 2013 silam di Kota Malang ini memiliki regional di beberapa kota besar di Indonesia seperti Seperti Bogor, Jakarta, Padang, dan Banten. (njs)


Back to Top