ASITA Promosikan Wisata Halal Indonesia di Xinjiang China

gomuslim.co.id- Sebagai jawara di ajang World Halal Tourism Award (WHTA) tahun lalu, Indonesia kian gencar mempromosikan wisata halal andalan ke mancanegara. Baru-baru ini, pemerintah Indonesia berencana memfokuskan promosi destinasi wisata halal tiga provinsi Indonesia di Xinjiang, China. Tiga provinsi tersebut adalah Lombok, Sumatera Barat, dan Aceh.

Ketua Dewan Pengurus Pusat Association of the Indonesian Tours & Travel Agencies (ASITA), Asnawi Bahar mengatakan promosi wisata halal akan terus digencarkan ke beberapa Negara. “Xinjiang itu yang kami kedepankan provinsi halal kita. Misalnya Lombok,” ujarnya di sela-sela acara ASITA Awards dalam rangka ulang tahun ke-46 di Kementerian Pariwisata, Jakarta, Senin (09/01/2017).

Asnawi menyebutkan akan mengajak biro-biro perjalanan dari Xinjiang berkunjung ke tiga provinsi. Kunjungan itu akan diprogramkan ASITA dalam rangka Familiarization Trip (Famtrip). “Sumatera Barat sudah setuju lakukan Februari. Kami akan buat tahap awal bawa pemain ini untuk inspeksi supaya paham dulu produknya,” tambahnya.

Selain itu, Asnawi menuturkan bahwa ASITA yang berperan dalam mengejar target tersebut juga telah membuat berbagai upaya untuk memberdayakan potensi wisata halal di beberapa destinasi di Indonesia untuk menarik wisatawan muslim mancanegara. “Persiapan kita terhadap wisata halal contohnya, di Bali kami membutuhkan beberapa restoran yang mencantumkan halal,” kata dia.

Terkait kegiatan Famtrip, Kepala Dinas Pariwisata dan Industri Kreatif Provinsi Sumatera Barat, Oni Yulfani mengatakan Sumatera Barat dikenal dengan wisata budaya. Beberapa destinasi wisata di Sumatera Barat yang bisa dikunjungi seperti Kota Padang, Bukittinggi, Padang Panjang, dan Payakumbuh.

“Kemungkinan juga kami punya destinasi baru. Di pesisir selatan ada Mandeh, kami punya Mentawai. Di sana bisa surfing. Tapi kami belum tahu apa destinasi wisata itu cocok dengan wisatawan China. Rencana minggu depan tanggal 13 kami akan bicarakan dengan inisiator famtripnya,” jelas Oni seusai acara.

Tiga provinsi dengan label halal itu merujuk pada hasil World Halal Tourism Award tahun 2016. Kategori World’s Best Halal Destination dan World’s Best Halal Culinary diraih Sumatera Barat. Kategori World’s Best Halal Cultural Destination diraih oleh Aceh.

Xinjiang dipilih karena di sana menjadi pusat konsentrasi muslim di China dan kini masuk menjadi target promosi wisata Indonesia di China, selain Beijing. Wisman dari China sendiri ditargetkan banyak datang ke Indonesia, selain wisman muslim dari ASEAN dan Timur Tengah.

Untuk diketahui, Xinjiang sendiri adalah salah satu provinsi di China dengan masyarakat yang beragama Islam. Xinjiang memiliki ibu kota di Urumqi, dan berbatasan dengan negara-negara seperti Rusia dan India.

Wisman China dan Greater China adalah salah satu tumpuan Kementerian Pariwisata pada tahun 2017. Hal itu terlihat dari rencana kerja Kementerian Pariwisata tahun 2017. ASITA sendiri sebanyak delapan kali akan melakukan direct selling kota-kota sekunder di China pada tahun 2017. Salah satunya adalah Xinjiang.

Indonesia sendiri menargetkan 15 juta wisatawan datang pada 2017. Untuk merealisasikannya, pemerintah telah melakukan berbagai upaya promotif dan perbaikan sektor pariwisata. Salah satunya adalah dengan menarik wisatawan muslim ke banyak destinasi halal yang baru-baru ini disabet oleh Indonesia. (njs/dbs)

 

 


Back to Top