LPPOM MUI Lakukan Kunjungan ke Pabrik Es Krim Halal

gomuslim.co.id- Menyantap es krim di siang hari adalah kegemaran hampir sebagian orang, terutama anak-anak yang menyukai makanan dan minuman manis. Sederet merek es krim pun kian bermunculan setelah Walls dan Campina yang menjadi idola anak-anak, es krim asal Singapura ‘Aice’ kini tengah naik daun menjangkau para penggemar es krim tanah air.

Dalam rangka implementasi jaminan produk Halal, Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI), Senin (10/1) mengunjungi salah satu pabrik es krim di Indonesia, yaitu Aice yang diproduksi oleh PT Alpen Food Industry, Cibitung, Jawa Barat.

Pada kunjungan tersebut, Direktur LPPOM MUI, Lukmanul Hakim bersama Tim Informasi LPPOM MUI disambut secara langsung oleh CEO Alpen Food Industry, Zhang Li beserta jajarannya antara lain Vice CEO Yang Lixin, Direktur Operasional Di Guiying, Manager Li Fuli dan lainnya.

Kunjungan tersebut juga merupakan undangan perusahaan kepada LPPOM MUI dalam rangka syukuran perluasan pabrik dari empat line menjadi delapan line. Lukmanul Hakim sepanjang kunjungan itu terus memantau proses produksi pabrik yang menghasilkan 120 ton es krim per hari.

Lukman memberikan apresiasi kepada pihak perusahaan karena telah berkomitmen menjaga produk-produk yang dihasilkan tetap Halal, berkualitas dan harganya terjangkau bagi masyarakat luas.

“Distribusi es krim yang sampai ke pelosok desa kami harapkan mampu meningkatkan asupan nutrisi, terutama susu, sebagai bahan utama pembuatan es krim. Ini dikarenakan warga pinggiran, tingkat konsumsi susu per tahun masih tergolong relatif rendah,” tutur Lukman dalam publikasi resmi halalmui.

Dalam kesempatan tersebut, Lukman juga menandatangani prasasti Sistem Jaminan Halal yang telah diraih oleh PT. Alpen Food Industry yang disahkan oleh LPPOM MUI pada 21 Oktober 2015 lalu dengan status nilai A.

Berkenaan dengan hal itu, CEO Alpen Food Industry, Zhang Li mengaku pihaknya terus berupaya menjunjung tinggi moralitas dan kerja keras untuk menghasilkan produk berkualitas. Ia berkata, ”Visi perusahaan kami adalah berkontribusi dalam peningkatan asupan gizi masyarakat Indonesia dengan menyediakan es krim berkualitas namun mudah dijangkau masyarakat,” tukas Li.

Nama ‘Aice’ memiliki makna yang dalam huruf A diartikan The Best - (Paling Bagus, Paling Popular) dan Ice - (Es Krim). Es krim Aice didirikan pada bulan November 2014, berkantor pusat di Singapore. Aice berkomitmen untuk menjadi “Merek es krim yang paling populer” di Asia Tenggara dan untuk memberikan kualitas, kenikmatan, kesegaran, kebahagiaan, inovasi produk es krim kepada konsumen. Dalam kemampuan produksinya Aice telah memperoleh Sertifikat Halal dan Implementasi Sistem Jaminan Halal dengan nilai A (Sangat Baik) yang dikeluarkan oleh lembaga yang menjadi Pusat Halal International yaitu LPPOM MUI.

Selain itu, Aice di produksi dengan teknologi tinggi, tiga tempat produksi es krim berada di Indonesia serta memiliki output tahunan 103.000 ton yang akan memberikan konsumen produk es krim yang penuh kelezatan. Sedangkan di kantor pusat Singapura, Aice memiliki pusat R&D terkemuka di dunia, dan tim ahli yang berpengalaman, untuk mengembangkan produk-produk yang inovatif serta memenuhi kebutuhan konsumen yang berbeda. (nat/aice/halalmui/dbs)

 


Back to Top