Raja Salman Terima Penghargaan King Faisal International Award

gomuslim.co.id- Sejak dilantik sebagai Raja Arab Saudi pada tanggal 23 Januari 2015 lalu, Raja Salman telah mendapatkan sejumlah penghargaan. Baru-baru ini, Gubernur Makkah, CEO King Faisal Foundation dan Komisi KFIP, Pangeran Khalid Al Faisal menobatkan Raja Salman Arab Saudi sebagai pemenang King Faisal International Prize (KFIP). Penghargaan ini diberikan atas pelayanan yang diberikan untuk Islam.

Kegiatan yang dihadiri oleh komite seleksi, ulama terkemuka, ilmuwan, intelektual dan petinggi media Arab Saudi ini digelar di Al Khozama Center, Selasa (10/1). Dalam sambutannya, Pengeran Khalid mengatakan bahwa penghargaan tersebut merupakan pengakuan atas komitmennya melayani dua Masjid Suci, pengunjung dan orang-orang yang berziarah.

“Dia (Raja Salman) adalah model dan mentor saya. Dia telah memberikan perhatian besar terhadap dua tanah suci dan orang-orang yang berkunjung ke dua kota tersebut, serta  kepeduliannya terhadap sejarah dan juga peninggalan Nabi,” ujar Khalid seperti publikasi dari Arab News, Rabu (11/1) kemarin.

Tidak hanya itu, Raja Salman juga dianggap layak menerima penghargaan tersebut lantaran upayanya dalam menyatukan suara dan kekuatan bangsa Arab dalam menghadapi berbagai macam tantangan dan krisis.

Untuk diketahui, King Faishal International Award adalah penghargaan tertinggi yang diberikan Yayasan King Faisal kepada siapa saja yang telah berdedikasi dan memberi kontribusi positif terhadap dunia Islam.

Ada lima cabang yang mendapatkan penghargaan yaitu bidang Pelayanan Islam, Studi Islam, Bahasa dan Sastra Arab, Kedokteran dan Sains. Dengan penghargaan ini, Raja Salman telah mengikuti beberapa pendahulunya seperti Raja Khalid dan juga Raja Fahd. Selain itu, Syaikh Ahmad Deedat juga pernah mendapat penghargaan yang sama.

Sementara itu, penghargaan untuk kategori studi Islam diberikan kepada Ridwan Al Sayyid. Dia adalah seorang profesor di University of Lebanon. Dia mendapatkan penghargaan itu atas penelitian dan studi tentang yurisprudensi Islam Arab dan warisan politiknya. Sedangkan, kategori bahasa Arab dan sastra diberikan kepada Arabic Language Academi of Jordan.

Selanjutnya, untuk kategori pengobatan diberikan kepada Tadamitsu Kishimoto, profesor imunologi di Universitas Osaka, yang lewat karyanya selama lebih 30 tahun menemukan interleukin 06, reseptor, dan jalur sinyal. Ia memiliki peran penting dalam penyembuhan inflamasi atau autoimun, serta pengobatan rheumatoid arthritis.

Sedangkan untuk kategori ilmu pengetahuan diberikan ke Daniel Loss dan Laurens Molenkamp, profesor fisika dari Swiss di Universitas Basel, profesor Belanda di Wurzburg University. Loss merupakan pelopor teori dinamika berputar dan koherensi di titik-titik kuantum, dan Molenkamp berkontribusi di eksperimental spintronics.

Di sisi lain, Raja Salman juga direncanakan melakukan kunjungan ke Indonesia pada bulan Maret mendatang. Rencana ini disambut positif oleh Presiden Indonesia Joko Widodo. “Saya juga mendapatkan informasi mengenai rencana kunjungan Raja Arab Saudi, pada Maret. Insya Allah, pada bulan Maret 2017 yang akan datang. Tentunya, kita menyambut baik rencana tersebut,” kata Presiden Jokowi saat memberikan keterangan pers di Istana Merdeka. (njs/dbs)


Back to Top