Kota Padang Terus Berbenah untuk Sambut Wisatawan Muslim Dunia

gomuslim.co.id- Desember 2016 lalu, Sumatra Barat lewat kategori Halal Culinary Destination berhasil menjadi juara di ajang World Halal Tourism Award (WHTA) di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA). Pasca kemenangan tersebut, Sumbar pun terus berbenah untuk mempersiapkan diri menyambut para turis asing.

Wali Kota Padang Mahyeldi mengatakan salah satu penyokong wisata halal adalah kehadiran restoran halal sebagai tujuan kuliner. Selain itu juga hotel sebagai tempat penginapan. Katanya, sudah memiliki daftar 48 rumah makan yang layak dan halal bagi wisatawan.  Sedangkan untuk hotel dia telah mengimbau pengelola untuk mendukung wisata halal tersebut.

Senada dengan Wali Kota, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Padang Medi Iswandi juga menyebutkan 48 rumah makan tersebut sudah diseleksi selama setahun. Hal tersebut dilakukan untuk menentukan kelayakan dan kehalalan sebagai penyedia jasa wisata kuliner.

Lebih lanjut, Medi mengatakan ada sebanyak 126 rumah makan yang disurvei, namun hanya 48 yang lolos. Sedangkan hotel dan penginapan, pemerintah telah menyeleksi setiap investor yang akan membangun di Padang, baik itu hotel bintang dua, tiga dan seterusnya.

Selain itu, Pemerintah juga menjalin kerja sama dengan pengusaha dan investor dari Arab Saudi dan Qatar untuk mengembangkan beberapa objek wisata halal. Para pengusaha tersebut datang pada bulan Oktober hingga November 2016.

Tawaran kerja sama dari negeri di Timur Tengah tersebut menjadi angin segar bagi penguatan upaya pemerintah mengembangkan wisata. Di samping dari Timur Tengah, pemerintah juga meminta dukungan dari negara tetangga Malaysia dan Brunei Darussalam.

Sumbar Makin Mendunia

Tidak hanya aktif di kegiatan nasional, Pemerintah Sumatra Barat saat ini juga sedang disibukkan dengan membawa kuliner halal khas Padang ke Norwegia. Promosi akan berlangsung di Reiselivsmessen 2017, Oslo, Norwegia, pada tanggal 13 sampai 15 Januari 2017. Pameran ini merupakan salah satu ajang pameran terbesar di Nordik.

 

Pameran Reiselivsmessen diperkirakan akan diikuti sekitar 400 exhibitors dan memamerkan lebih dari 120 negara tujuan destinasi wisata. Pameran yang berlangsung tiga hari ini, menargetkan sekitar 45.000 pengunjung, yang berasal dari Norwegia dan negara-negara Nordik.

“Anjungan Indonesia akan menempati area seluas 30m2 dan terletak di posisi strategis, bersebelahan dengan panggung utama pameran. Indonesia juga akan memperoleh perhatian besar karena peran utama yang diberikan oleh panitia untuk penampilan kesenian dan kuliner Provinsi Sumatera Barat,” papar Duta Besar RI untuk Kerajaan Norwegia.

Tidak hanya Provinsi Sumatera Barat, anjungan Indonesia juga akan mempromosikan destinasi wisata alam dan wisata bahari seperti dari Provinsi NTT khususnya Kabupaten Sumba Timur, Provinsi Kalimantan Barat, Provinsi Aceh, Provinsi Jawa Tengah, dan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. (fau/antara/dbs)

 

 

 

 


Back to Top