Reborn Miarosa 2017

Padukan Busana Tradisional Nusantara dengan Hijab, Ini 8 Koleksi ‘Modest Moslem Bride’ Karya Miarosa

gomuslim.co.id- Dalam rangka memperingati 17 tahun berkarya, sebuah sanggar rias dan busana pengantin, Miarosa menggelar peluncuran branding produk baru dengan tema: Reborn Miarosa: Modest Moslem Bride. Acara yang berlangsung di Glasshouse Suasana Restaurant, Aston Kuningan Suite, Jakarta Selatan, Selasa (17/01).

Samia Nahdi, owner sekaligus desainer busana pengantin di sanggar yang merupakan perusahaan milik keluarga ini mengatakan pada momentum 17 tahun berkarya, Miarosa ingin hijrah dengan membuat branding baru untuk para pengantin hijaber Indonesia.

Hal ini bukan tanpa alasan, kata Mia, begitu ia akrab disapa, jauh sebelumnya, dari tahun 2013 hampir 80 % pengantin-pengantin Miarosa mengenakan hijab dan semakin hari permintaan busana pengantin muslim semakin meningkat. Bahkan, pada tahun 2015, hampir 90 % pengantin-pengantin Miarosa mengenakan hijab.

Untuk itu, pada awal tahun 2017 ini, Miarosa akan mantab menggunakkan branding modest moslem bride. “Sebagaimana ciri khas Miarosa yang idetik dengan busana tradisional, maka pada koleksi muslim bridal ini, kami juga memadukan kearifan lokal busana pengantin perempuan sesuai daerah masing-masing, ditambah sentuhan kreasi hijab yang cantik, seperti baju pengantin dari Betawi, padang, dan lainnya, “ jelas desainer asal Solo ini.

Tapi, kata Mia, untuk calon pengantin yang tidak ingin mengenakan busana hijab tradisioanal, Miarosa juga menghadirkan koleksi berupa kebaya dan gaun dengan warna-warni feminim, seperti putih off white, pink, biru muda, gold, ungu muda, merah, hijau, biru, hitam, dan beberapa pilihan warna lain sesuai dengan keinginan calon pengantin.

Pada kesempatan tersebut, Miarosa menghadirkan delapan koleksi busana pengantin muslimah, di antaranya adalah busana pengantin nusantara, yaitu Betawi, Sunda, Minang, Makassar, Palembang, dan tiga busana pengantin nasional dengan konsep gaun.

Wedding Dream

Karena sudah bekerja sama dengna banyak calon pengantin, lanjut Mia, maka Miarosa mendapat sebuah kesimpulan bahwa sebuah pernikahan itu adalah mimpi. Setiap calon pengantin mempunyai wedding dream masing-masing, tapi di sisi lain mereka juga harus mendengarkan apa kata keluarga besar. Akhirnya, Mia dan tim membuat sebuah terobosan baru, yaitu baju pengantin tradisional yang dipadukan dengan konsep hijab pada pengantin perempuan, yang meski busana tradisional, tapi tidak terkesan kaku dan malah terlihat anggun.

“Pasca reborn ini, Miarosa jadi mempunyai pasar yang spesifik dan jelas. Saya ibaratkan ini adalah hijrah kami setelah 17 tahun berkarya dan menjalin kerja sama dengan banyak vendor di Indonesia. Semoga langkah ini menjadikan Miarosa semakin berkah ikhtiar kami mengembangkan usaha ini dengan hati yang tenang, “ harap Mia.

Selain itu, dalam acara yang juga dihadiri oleh rekan-rekan media dan tamu undangan para vendor wedding organizer, terdapat juga talkshow dengan pembicara Taruna K. Kusumayadi selaku anggota dari Indonesia Fashion Chamber (IFC) yang memberikan masukan  untuk busana pengantin bagi muslimah dengan unsur kearifan lokal busana nusantara.

Tidak hanya itu, acara 17 tahun Reborn Miarosa ini, aktris yang baru saja melakukan hijrah dengan memutuskan untuk berhijab, Soraya Larasati pun turut hadir. Pada kesempatan tersebut, Soraya berbagi pengalaman hijrahnya untuk berhijab setelah menikah dan melahirkan putra pertama.

Adapun, Miarosa  adalah sebuah Sanggar Rias dan Busana Pengantin yang sudah berdiri sejak tahun 2000. Miarosa sendiri berasal dari nama perusahaan keluarga, Mia; Samia, Ro; Romzi, dan Sa; Said. Awalnya, sanggar ini dikembangkan dari sebuah garasi rumah mereka di Pondok Bambu, Jakarta Timur. Seiring berjalannya waktu, di usia 17 tahun ini, Miarosa siap meramaikan industri muslim fashion Indonesia, khususnya busana pengantin dengan branding baru; Modest Moslem Bride. (fau) 


Back to Top