Motif Jendela Masjid Plantica dan Floral Akan Jadi Tren Hijab 2017 di Tanah Air

gomuslim.co.id- Melalui event fashion tahunan Japan Fashion Event yang diselenggarakan oleh Japan External Trade Organization (JETRO) berlangsung pada 14 sampai 15 Januari 2017 di Grand Atrium Kota Kasablanka Mall lalu. Masyarakat Indonesia semakin mengenali gaya busana dan gaya hidup kaum urban di Jepang, termasuk di antaranya, busana muslim. 

Ada sebanyak 21 label asli Jepang dipamerkan dalam ajang tersebut. Namun ada satu yang menarik perhatian, yakni label Plantica millik desainer kawakan Jepang, Takashi Kimura. Uniknya, label khusus busana muslim miliknya ini terinspirasi dari bentuk masjid yang ada di Tokyo.

Keberadaan masjid  di Jepang, khususnya Tokyo, terhitung sangat sedikit, tak lebih dari lima banyaknya. Meski sedikit, hampir semua bangunan di masjid tersebut mampu menyedot perhatian banyak orang karena menyajikan arsitektur yang unik. Salah satu yang kerap menarik perhatian adalah bagian kaca jendela lantaran terdapat ukiran berbentuk bunga berkelopak kecil-kecil dengan sentuhan warna beragam.

Ciri khas tersebut lantas menginspirasi seorang desainer ternama, Takashi Kimura, dalam menciptakan rancangan busana Muslim wanita Indonesia.

Buah karya Kimura dinilai sebagai bentuk apresiasi karena turis yang datang ke Jepang didominasi dari Indonesia. Kimura mengangkat desain bercorak floral yang diadaptasi dari jendela masjid-masjid tersebut.

Kimura menggambar corak tersebut di atas kain berbahan polyester dan satin. Polyester digunakan Kimura untuk dijahit menjadi atasan, sedangkan satin untuk hijabnya, namun bila dipandang sekilas, gayanya mirip dengan batik. Namun gubahan Kimura punya pola yang lebih ramai.

Sedangkan untuk detailnya, ia menggabungkan beragam jenis kelopak yang ditumpuk sehingga membentuk sebuah bunga dengan ukuran cukup besar. Warna yang dipilih memiliki muatan rona alam dan terkesan tak terlalu mencolok. 

Memang bukan perkara mudah dalam mengaplikasikan gaya floral untuk pakaian Muslim. Sebab, ia harus punya perhitungan sendiri agar coraknya cocok, tidak terlampau berlebihan.

Desainer Jepang yang sebelumnya belum pernah membuat desain untuk pakaian hijab ini, akhirnya memamerkan karyanya pertama kali di Tanah Air.

"Saya memang khusus merancang ini untuk pasar Indonesia, bukan buat negara lain," ucap Kimura. 

Model yang ia rancang sebenarnya memiliki potongan yang sederhana, semacam blus berlengan pendek, jadi orang harus memakai manset dengan panjang baju selutut.

Untuk di bagian leher, Kimura memainkan gaya yang lucu, seperti menyematkan kerah kupu-kupu. Sebab, di luar model busana yang lebih istimewa adalah coraknya yang kaya makna. Selain karena disari dari masjid di Tokyo, Kimura mengkhususkan desainnya pada gaya-gaya floral lantaran bunga dianggap sebagai sumber gairah bagi hidup. 

Pattern bunga itu menggambarkan bahwa hidup sesungguhnya penuh dengan keindahan. Dan itu bagi saya bisa diwujudkan dalam macam-macam karya seni. Tak cuma untuk pakaian, tapi juga di sepatu, skateboard, mobil, bahkan desain interior,” kata Kimura.

 Kini Kimura tengah berupaya menjalin kerjasama dengan pihak lain. "Respon masyarakat Indonesia sebenarnya bagus. Buktinya banyak yang minta desain ini dikeluarkan untuk edisi Ramadhan. Saya berharap floral hijab menjadi tren flower hijab pertama di Indonesia,” tukasnya. (nat/dbs)


Back to Top