Ini Tren Fesyen Hijab 2017 Menurut Desainer Dian Pelangi dan Fashion Blogger Minda Lubis

gomuslim.co.id- Seiring dengan perubahan tahun, tren fesyen busana hijab pun berganti mengikuti perkembangan terbarunya. Warna, motif dan bentuk busana menjadi sorotan bagi desainer-desainer fesyen terkenal di tanah air.

Sebut saja desainer kondang Dian Wahyu Utami atau yang lebih dikenal dengan nama Dian Pelangi membocorkan tren hijab yang bakal populer di 2017. Lantas seperti apa trend tren hijab di 2017?

Dian Pelangi menyebut bahwa tren hijab di tahun 2017 akan semakin simple. Warna-warna netral dengan motif-motif simple akan lebih banyak digemari wanita di tahun ini.

"Tren hijab makin lama akan makin simple, karena tren kan selalu berputar, melihat dari tahun yang lalu sempat trendengan nuansa warna-warni, pernah warna pastel dan sekarang monokrom. Mungkin tahun ini warna-warna monokrom lebih banyak digemari dan warna warna netral dengan motif-motif yang simple," ungkap Dian.

Lanjut wanita kelahiran, Palembang, 14 januari 1991, tren tersebut saat ini sudah banyak diterapkan dalam tren berbusana di Indonesia. Busana-busana seperti batik sudah mulai mengunakan warna-warna simple.

“Sekarang pun banyak batik dengan warna-warna yang simple, lebih geometris dan tetap ada sentuhan Indonesia tapi lebih minimalis," tukasnya.

Dian yang dikenal dengan karya-karyanya memadukan berbagai warna, mengaku tidak lagi menonjolkan tren tersebut di tahun 2017, karena saat ini trennya telah berubah.

"Saya sendiri sekarang udah enggak terlalu warna-warna karena trennya berubah. Saya sendiri kan menyesuaikan dengan pasar. Jadi Saya kira nanti trennya lebih minimalis dan lebih geometris," katanya

Dian mengaku telah menyiapkan berbagai koleksi tren hijab terbarunya. Koleksi tersebut siap untuk diluncurkan pada tahun ini. "Aku sudah mempersiapkan koleksi, segera akan dilaunching," ujar dia.

Pergantian tahun biasanya diikuti dengan perubahan tren warna. Begitu pula dengan awal tahun 2017 dimana mulai terlihat pergesaran ke warna-warna yang lebih ringan.

Di samping itu, Pantone yang dikenal sebagai buku panduan warna standard internasional, melalui akun Instagramnya merilis 10 warna yang diprediksi akan menjadi tren fesyen 2017.

Kesepuluh warna yang akan menjadi tren itu adalah niagara, kale, flame, pale dogwood, island paradise, lapis blue, primrose yellow, greenery, hazelnut dan pink yarrow.

Warna-warna tersebut kurang lebih mencerminkan nuansa alam pada saat musim gugur. Sehingga membuat penampilan terlihat lebih lembut dan feminim.

Di sisi lain, warna-warni tersebut rupanya menginspirasi fashion blogger, Minda Lubis untuk mengaplikasikannya pada outfit kondangan. Dengan kreatif, Minda mengeluarkan koleksi lama yang bernunasa kale atau hijau daun.

Minda memilih atasan berpotongan batwing, yang memiliki lengan berbentuk seperti sayap kelelawar yang lebar. Lalu, diserasikan dengan hijab yang berwarna sedikit lebih terang dan berkesan netral dan hijab shifon berwarna kream.

Tampilan atasan batwing dapat menyamarkan lekuk tubuh, tanpa mengurangi kesan anggun dan elegan. Serta mudah di mix and match dengan berbagai ragam bawahan. Seperti pilihan Minda yang jatuh pada koleksi palazzo hitamnya.

Menariknya lagi, warna-warna daun masih cocok dekombinasikan dengan berbagai atasan dan bawahan bernuansa monokromatik. Lalu tinggal menambahkan aksesoris berupa gelang berwarna gold, belt metal bernuansa serupa. (nat/dbs)


Back to Top