Kota Bogor Wujudkan Gerakan Shalat Dhuha di Sekolah

gomuslim.co.id- Shalat Dhuha merupakan satu dari tiga wasiat yang dianjurkan Rasulullah. Sebagaiman diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA, ''Kekasihku (Rasulullah SAW) mewasiatkan kepada tiga hal, pertama supaya berpuasa tiga hari setiap bulan, kedua supaya shalat dhuha dua rakaat, dan ketiga supaya shalat witir sebelum tidur.'' (HR Bukhari Muslim).

Wakil Wali Kota Bogor Usmar Hariman mengajak siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Bogor menjadikan shalat sunah Dhuha sebagai gerakan bersama.  Ajakan itu disampaikan Usmar di depan para guru dan siswa usai melaksanakan shalat Dhuha berjamaah di MAN 1 Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (20/01). "Kalau shalat Dhuha menjadi gerakan yang bisa simultan dilakukan,” ujar Usman.

Usmar mengatakan karena dalam pelaksanaan shalat Dhuha ada banyak hal positif di dalamnya. “Selain tentunya mendapatkan pahala dari apa yang telah kita jalankan itu," lanjutnya. 

Ia mengaku tidak pernah lepas melaksanakan shalat sunah Dhuha sebelum melakukan rangkaian kegiatannya sebagai wakil wali kota Bogor. "Dengan kita melaksanakan shalat Dhuha, Insya Allah semua doa kita akan dikabulkan Allah SWT," ujarnya.

Shalat Dhuha dilaksanakan pagi hari ketika matahari sudah menampakkan sinarnya. Rasulullah SAW bersabda, ''Shalat Dhuha dilakukan apabila anak-anak unta telah merasakan kepanasan (karena tersengat matahari).'' (HR Muslim).

Menurut Ibnul Qayyim Al-Jauzi, jumlah rakaat shalat Dhuha tidak ada batas maksimal, tergantung kemampuan dan kesempatan seorang Muslim yang hendak mengamalkannya. Aisyah berkata, ''Biasanya Rasulullah melakukan shalat Dhuha empat rakaat dan beliau menambah.'' (HR Muslim).

Shalat Dhuha merupakan ekspresi Muslim akan rasa syukur yang tiada terhitung tersebut, sekaligus sebagai permohonan diberikannya napas kehidupan baru di hari-hari yang hendak kita jalani. Berikut janji Allah untuk pengamal shalat Dhuha.

Pertama, dijauhkan dari api neraka. Allah SWT menjanjikan kepada pengamal shalat Dhuha akan dijauhkan dari siksa api neraka. Allah pun akan mengganti dengan surga bagi yang mengamalkan shalat Dhuha.

''Di dalam surga terdapat pintu yang bernama bab Ad-Dhuha (pintu Dhuha) dan pada hari kiamat nanti ada orang memanggil. Di mana orang yang senantiasa mengerjakan shalat Dhuha? Ini pintu kamu, masuklah dengan kasih sayang Allah.'' (HR Tabrani).

Kedua, rasa syukur terhadap 360 persendian. Keistimewaan lainnya adalah sebagai rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat kesehatan setiap persendian di tubuh kita. Nabi Muhammad SAW mengungkapkan bahwa di tubuh manusia bersemayam 360 sendi yang setiap harinya harus disedekahkan. Dan sebagai penggantinya adalah shalat Dhuha. 

Dan Ketiga, dicukupkan semua kebutuhan, shalat Dhuha juga sebagai sebuah pengharapan agar Allah SWT melimpahkan rahmat dan nikmat, baik fisik maupun materi, sepanjang hari yang kita lalui. ''Allah SWT berfirman, Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas melakukan shalat empat rakaat pada pagi hari, yakni shalat Dhuha, niscaya nanti akan kucukupi kebutuhanmu hingga sore hari.'' (HR Hakim dan Tabrani). (nat/dbs/foto:ilustrasi)


Back to Top