KARUGAMI-Hijab Motion-Annisa Travel

Kajian Rutin Keluarga Islami: Membangun Rumahku Syurgaku Adalah Pilihan

gomuslim.co.id- Hijab Motion bekerja sama dengan Annisa Travel dan gomuslim kembali menggelar Kajian Rutin Keluarga Islami (KARUGAMI) di Aula Mabrur Annisa Travel, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Ahad siang (22/02). Kali ini, pengajian rutin bulanan tersebut mengambil tema “Rumahku Syurgaku” dan dihadiri oleh puluhan muslim dan muslimah dari berbagai wilayah.

Hadir dalam kajian bulanan KARUGAMI itu, tiga narasumber utama yang memberikan ilmu dan sharing mengenai pernikahan membangun rumah tangga Islami. Tausiyah diberikan oleh Ustadz Asep Supriatna atau lebih dikenal dengan Ustadz Asep Fakhri, lalu special sharing session bersama Indria Miranda (Ria Miranda), seorang fashion designer Indonesia dan suami, Muhamad Pandu Rosadi.

Dalam pemaparannya, Ria Miranda mengatakan bahwa dalam membangun keluarga Islami atau menuju visi rumahku syurgaku dimulai sejak awal pernikahan. Menurutnya, pernikahan itu harus mempunyai tujuan yang jelas dan perencanaan matang. “Saya bersama suami dari awal sudah berdiskusi dan terus mematangkan setiap perencanaan bersama dalam urusan keluarga. Jadi kita berkomitmen untuk terus membuat suasana yang nyaman di rumah,” ujarnya.

Hal senada juga dikatakan sang suami, Muhammad Pandu Rosadi. Dia menuturkan penting bagi setiap pasangan suami isteri untuk membangun komunikasi yang baik, berbagi peran dan waktu untuk keluarga. “Sesibuk apa pun kita selalu ada waktu buat keluarga. Kita selalu ada diskusi dan planning yang diperjuangkan bersama supaya tercapai. Satu lagi, penting bagi suami untuk selalu memuliakan dan menghargai wanita sebagai pasangan, partner hidup,” katanya.

Selain itu, kata Pandu, pendidikan agama untuk anak-anak menjadi hal utama yang tidak bisa diremehkan. “Kita biasanya menemani anak untuk mengulang pelajaran sekolah ketika di rumah. Ditambah lagi kalau untuk belajar ngaji biasanya mengundang guru untuk mengajarkan langsung pada anak,” imbuhnya.

Sementara itu, Ustadz Asep Fakhri dalam tausiyahnya mengatakan bahwa belum tentu dengan menikah itu lantas menjadi bahagia. Menurutnya, rumah tangga menjadi sakinah, mawaddah wa rahmah merupakan hasil dari proses yang dilakukan dan diupayakan, tidak otomatis. “Itu semua tergantung pada pilihan kita, rumahku menjadi syurgaku atau rumahku menjadi nerakaku,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ustadz Asep menuturkan kewajiban membangun rumahku syurgaku adalah kewajiban semua anggota keluarga. “Semuanya harus sadar bahwa untuk merealisasikan itu, adalah dengan kekompakan suami, isteri dan anak. Satu saja ada yang tidak kompak, maka rumahku syurgaku tidak akan berhasil,” papar ustad yang juga trainer motivator di beberapa kajian Islam perkantoran.

Selanjutnya, tambah Ustadz Asep, hal pertama untuk membangun kekompakan dengan pasangan adalah dengan membiasakan pikiran positif. “Ubah pandangan negatif dengan hal positif. Mulai dari berpikir postif, bekata positif, dan besikap positif. Jadikan pasangan kita sebagai tim, penyeimbang serta penyempurna kehidupan kita,” tambahnya.

Ustadz Asep juga berpesan kepada jamaah untuk membangun komunikasi yang baik dengan pasangan. Hal demikian karena setiap ucapan dan perbuatan akan dicontoh oleh anak. “Perkataan yang dihiasi kelembutan dan penuh kasih sayang, akan sangat berpengaruh terhadap pasangan dan anak. Membangun rumahku syurgaku butuh komitmen bersama,” tandasnya. (njs)


Back to Top