Pariwisata Halal Jadi Terobosan Baru di Provinsi Jawa Tengah

gomuslim.co.id- Pariwisata halal kini menjadi andalan Indonesia di kancah dunia. Setelah menyapu bersih penghargaan wisata halal dunia di ajang WHTA tahun lalu, pemerintah terus menggenjot sejumlah daerah untuk mengembangkan wisata halal. Dalam hal ini tidak terkecuali Provinsi Jawa Tengah.

Baru-baru ini, Kepala Bidang Promosi Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporara) Jawa Tengah, Trenggono mengatakan pihaknya tengah menggodok wisata halal. Menurutnya, wisata halal ini merupakan salah satu terobosan baru untuk menarik wisatawan berkunjung ke Jawa Tengah. Hal demikian diungkapkan Trenggono saat menerima tim Walisongo Halal Research Center (WHRC) Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

Trenggono menjelaskan bahwa destinasi wisata yang ada di Jawa Tengah memang memerlukan branding unik yang mampu menarik minat para wisatawan. “Wisata halal merupakan salah satu terobosan baru yang mampu menjadi daya tarik suatu daerah. Untuk itu, kerjasama dengan WHRC terkait dengan wisata dan kuliner halal menjadi salah satu langkah untuk memperkaya pariwisata di Jawa Tengah,” ujarnya.

Belum lama ini, WHRC UIN Walisongo mengadakan audiensi ke Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporara) Jawa Tengah yang beralamat di Jalan Ki Mangunsarkoro No.12, Karangkidul, Semarang. Pertemuan tersebut dilakukan guna menjalin kerjasama dalam bidang kajian, promosi, dan sosialisasi tentang pariwisata halal kepada masyarakat Jawa Tengah.

Seperti diungkapkan Ketua WHRC, Dr H Achmad Izzudin MAg. kerjasama yang dibangun antara WHRC dengan disporara merupakan salah satu upaya untuk membumikan halal melalui pariwisata. “Kegiatan nantinya bisa dilakukan melalui penelitian, kajian, dan roadshow dalam bidang pariwisata,” terangnya.

Ketua WHRC, Dr H Achmad Izzudin MAg menjelaskan bahwa kerjasama yang dibangun antara WHRC dengan disporara merupakan salah satu upaya untuk membumikan halal melalui pariwisata. “Kegiatan nantinya bisa dilakukan melalui penelitian, kajian, dan roadshow dalam bidang pariwisata,” terangnya.

Dalam waktu dekat, lanjut dia, WHRC dan Disporara akan membuat MoU sebagai langkah formal untuk membuat kegiatan bersama dalam rangka mempromosikan wisata halal. “Ini sebagai langkah awal, nantinya kita akan menandatangai nota kesepahaman sebagai bagian formalnya,” katanya.

Sementara itu, Kepala Disporara Jawa Tengah, Urip Sihabudin SH MH pihaknya menyambut baik kedatangan rombongan WHRC dan siap bekerja sama dan bersinergi dengan WHRC untuk mempromosikan wisata halal. “Kami menyambut baik teman-teman dari WHRC UIN Semarang dan semoga kedepan bisa terus berinergi mengembangan wisata halal di Jawa Tengah,” ungkapnya.

Sebelumnya, Kementerian Pariwisata menyatakan akan terus mendorong daerah-daerah untuk mengembangkan wisata halal. Layanan wisata halal diyakini mampu membuka pasar baru sekaligus menjamin kualitas layanan yang lebih baik.

Direktur Promosi Pariwisata Dalam Negeri Kementerian Pariwisata Tazbir mengatakan pemerintah sangat memberikan perhatian untuk pengembangan wisata halal di Tanah Air. Kemenpar saat ini telah membentuk tim pokja percepatan wisata halal untuk mendorong pertumbuhan pariwisata halal di Tanah Air.

“Kemenpar serius untuk memposisikan Indonesia sebagai destinasi wisata halal. Kami membuat kompetisi hotel halal, produk wisata halal tingkat nasional, dan maju ke tingkat internasional,” ujarnya. (njs/dbs)

 


Back to Top