Ini Kuota Jemaah Haji Khusus Indonesia pada 2017

gomuslim.co.id – Presiden Joko Widodo mengumumkan kuota jemaah haji Indonesia pada (11/1) di Istana Negara. Jumlah kuota haji yang didapatkan Indonesia mencapai 221.000 jiwa. Menurut Kepala Sub Direktorat Pendaftaran Haji pada Direktorat Pelayanan Haji Dalam Negeri, M. Noer Alya Fitra, alokasi kuota jemaah haji ditetapkan melalui Keputusan Menteri Agama (KMA).

“Setelah ditetapkan, alokasi tersebut akan dibagi kepada semua provinsi sesuai dengan proporsi jumlah penduduk muslim dan  jumlah jemaah mendaftar. Selain itu, alokasi tersebut juga berlaku untuk jemaah haji khusus beserta petugasnya,” tutur Fitra.   

Persiapan operasional dan sistem informasi haji juga sudah dilakukan sejak jauh-jauh hari. Kepala Sub Direktorat Dokumen dan Perlengkapan Haji, M. Sofwan, menuturkan bahwa timnya telah melakukan scan lembar setoran awal BPIH (lembar merah) sejak awal Januari. Selain itu, tim M. Sofwan  juga sedang mempersiapkan perlengkapan haji berupa gelang jemaah haji, batik haji, dan lain sebagainya.

Kepala Bidang Sistem Informasi Haji Terpadu (SIHDU), Moh. Hasan Afandi juga telah melakukan persiapan terkait estimasi keberangkatan jemaah haji Indonesia. Afandi berharap agar masyarakat tetap bersabar untuk menunggu antrian bila tahun ini tidak masuk estimasi keberangkatan.

Selain itu, Afandi juga menghimbau kepada masyarakat agar jangan pernah tergiur bujukan terkait memajukan keberangkatan haji. “Kami bekerja sesuai sistem dan prosedur yang telah ditetapkan,” tegas Afandi menutup pernyataannya.

Di waktu terpisah, Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri, Ahda Abrori, mengumumkan daftar normatif Jemaah Haji Khusus yang berangkat pada tahun ini berjumlah 17.000 orang. Kuota ini terdiri dari 15.663 jemaah haji, dn 1.337 petugas Penyelenggaraan Ibadah Haji Khusus (PIHK).

Karena itu, Ahda mulai melakukan rekonsiliasi data jemaah haji khusus untuk mendapatkan kepastian pelunasan jemaah haji tahun ini dengan valid, update, dan akurat. Hal ini dilakukan dengan cara mencocokkan data yang ada pada Subdit Pendaftaran Haji dan data yang dimiliki PIHK.

Sementara itu, Kasubdit Pendaftaran Haji, Noer Alya Fitra menyampaikan bahwa data jemaah yang harus diperiksa bersama dengan PIHK itu terkait dafar nominatif jemaah haji khusus, bukti setoran awal BPIH Khusus, lembar SPPH, lembar bukti BPIH Khusus lunas tunda, dan lembar bukti aplikasi transfer pengembalian BPIH bagi jemaah haji lunas tunda ke rekening Menteri Agama.

Menurut Fitra, jumlah PIHK yang akan melakukan rekonsiliasi data yang jemaahnya akan berangkat tahun ini sebanyak 254 PIHK nomor porsi jemaah haji khusus yang masuk estimasi berangkat tahun 2017. Rekonsiliasi ini dilakukan sejak 23 Januari 2017 sampai dengan 17 Februari 2017 pada jam kerja di ruang Subdit Pendaftaran Haji. (ihs/Kemenag)

Baca juga:

Ini Kuota Haji Jemaah Indonesia pada Tahun 2017


Back to Top