Inilah 16 Lembaga Amil Zakat Baru Berskala Nasional

gomuslim.co.id- Baru-baru ini, Kementrian Agama (Kemenag) memberikan izin resmi kepada 16 Lembaga Amil Zakat (LAZ) berskala nasional. Izin tersebut diberikan Kemenag secara resmi sepanjang tahun 2016 lalu.

Pemberian izin pembentukan LAZ diproses sesuai dengan persyaratan yang ditentukan dalam Peraturan Pemerintah No 14 Tahun 2014 tentang Pelaksanaan UU No 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat 16 LAZ skala nasional yang surat keputusan penetapannya ditanda-tangani oleh Menteri Agama di antaranya: (1) LAZ Rumah Zakat, (2) LAZ Nurul Hayat, (3) LAZ Inisiatif Zakat Indonesia, (4) LAZ Baitul Maal Hidayatullah, (5) LAZ Yayasan Lembaga Manajemen Infaq, (6) LAZ Yayasan Yatim Mandiri, (7) LAZ Yayasan Dompet Dhuafa, (8) LAZ Yayasan Pesantren Islam Al-Azhar, (9) LAZ Yayasan Daarut Tauhid, (10) LAZ Yayasan Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama.

Selanjutnya, (11) LAZ Yayasan Baitul Maal Muamalat, (12) LAZ Yayasan Dana Sosial Al-Falah, (13) LAZ Yayasan Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, (14) LAZIS Muhammadiyah, (16) LAZ Yayasan Global Zakat, dan (16) LAZ Persatuan Islam.

Selain itu, Direktur Pemberdayaan Zakat Tarmizi Tohor dalam rilisnya mengatakan bahwa Kementerian Agama pada tahun 2016 juga menerbitkan izin 7 LAZ skala provinsi yang ditetapkan dengan SK Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam, yaitu:  (1) LAZ Yayasan Solo Peduli Ummat di Jawa Tengah, (2) LAZ Yayasan Baitul Maal Forum Komunikasi Aktivis Masjid di Jawa Tengah, (3) LAZ Yayasan Dompet Amal Sejahtera Ibnu Abbas di Nusa Tenggara Barat, (4) LAZ Yayasan Dana Peduli Ummat di Kalimantan Timur, (5) LAZ Yayasan Dompet Sosial Madani di Bali, (6) LAZ Yayasan Sinergi Foundation di Jawa Barat, dan (7) LAZ Yayasan Harapan Dhuafa di Banten.   Izin LAZ diberikan dengan masa berlaku 5 tahun serta dapat diperpanjang.

Adapun, pemberian izin Lembaga Amil Zakat diproses setelah mendapat rekomendasi dari BAZNAS. Tarmizi mengimbau kepada ormas Islam, yayasan dan perkumpulan yang melakukan kegiatan pengelolaan zakat, infak dan sedekah agar mengurus legalitas sebagai Lembaga Amil Zakat.

Ia juga mengajak umat Islam agar menunaikan zakat melalui lembaga yang resmi baik BAZNAS maupun LAZ. Menurut Tarmizi, keputusan Menteri Agama tentang pengukuhan LAZ berdasar Undang-Undang No 38 Tahun 1999 tentang Pengelolaan Zakat pada saat ini sudah tidak berlaku lagi setelah masa peralihan undang-undang pengelolaan zakat tahun 2011. (fau/bimaskemenag)

Komentar

  • adam hidayat

    27 November 2018

    Software Pengelola Zakat Berbasis Cloud

    Assalamaualaikum.. perkenalkan saya adam hidayat business manager dari https://zains.net/ yaitu sistem aplikasi untuk mengelola zakat, didalam nya terdapat modul2 yang komplit dari mulai pengelolaan donatur, penghimpunan, penyaluran, sampai kepada pengelolaan keungan sesuai dengan format keuangan lembaga zakat Alhamdulillah sistem kami sudah di pakai oleh lembaga amil zakat nasional diantaranya Rumah Zakat, Daarut Tauhid/DPUDT, LAZ Persatuan Islam, NU Care dll. Untuk berdiskusi lebih lanjut dengan kami bisa berkunjung ke home page https://zains.net/ atau bisa telpon/sms/WA ke : 085221987580 Terimakasih, semoga menjadi informasi yang bermanfaat


    Reply






















  • Fauzi rayendra

    7 Oktober 2018

    Permohonan dana pembangunan

    Asslkm,nama saya fauzi,dari tasikmalaya,ijin bertanya,saya pengelola yayasan yatim piatu,kami membutuhkan dana untuk pembangunan pesantren,mohon petunjuknya,nama fauzi no telp 085314410714


    Reply






















  • Tulis Komentar

    Kode Acak

    *Ket : Masukkan kode di atas sesuai tulisan, perhatikan huruf dan angka


    Back to Top