Padukan Koleksi Sulam Khas Bukittinggi, Busana Muslim Shafira Akan Ramaikan Indonesia Fashion Week 2017

gomuslim.co.id- Shafira, brand yang sering disebut sebagai pioner busana Muslim tanah air ini selalu meningkatkan kualitas demi mempertahankan eksistensinya di dunia fesyen Muslim. Brand yang sudah berusia 28 tahun ini seringkali ikut serta dalam ajang  fashion show baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Termasuk dalam ajang Indonesia Fashion Week 2017 yang akan dilaksanakan pada Februari mendatang.

Head of Designer Shafira, Setyawan mengatakan bahwa model kerudung tahun ini hadir lebih simpel. “Setelah bertahun-tahun hadir model beraneka bentuk, sekarang perancang sudah membuat hijab menjadi simpel lagi,” ujar Setiawan

Lanjutnya, kini tren hijab tidak lagi terletak pada model seperti tahun-tahun sebelumnya, tetapi lebih mengarah kepada jenis kain yang digunakan. “Sekarang trennya lebih ke jenis kain atau printing. Namun, akhirnya jadi lebih simpel aja dan nggak ada model macam-macam,” pungkasnya.

Di tahun lalu, Songket Silungkang menjadi salah satu daya tarik yang dipancarkan oleh Shafira. Kini dengan mengusung tema ‘Bungo Nagari’, Shafira mengangkat sulam asal Bukittinggi, Sumatera Barat sebagai detail khususnya.

Sulam khas Bukittinggi memiliki tingkat kerumitan yang tinggi, keindahan motif sulam bayang akan terlihat dari bayangan motif yang dihasilkan dari teknik sulamnya. Sedangkan Sulam Suji memiliki keindahan dari gradasi warnanya.

“Proses penyelesaiannya yang dilakukan secara handmade akan memerlukan waktu yang cukup lama, sehingga Shafira sebagai perusahaan retail menyesuaikannya dengan teknik bordir modern,” ujarnya.

Shafira menjadikan inspirasi itu sebagai motifnya dengan menggunakan teknik bordir modern. “Karena Shafira retail, ya paling sedikit saja jumlahnya 100 pieces,” kata  Setyawan.

Belum lagi kesulitan dalam membuat sulamnya, ini menjadi tantangan tersendiri bagaimana Shafira membuatnya agar terlihat sangat mirip dengan sulam yang pakai tangan. Kemudian motif-motif cantik dari sulaman khas Bukittinggi ini nantinya diaplikasikan pada busana ready to wear seperti dress, rok, blouse, celana palazzo dan juga beragam outwear untuk busana kerja dan pesta, kristal swarovsky pun akan menghiasi detail busana dengan apik.

Kain yang dipilih tentunya memiliki kualitas yang terbaik sehingga akan sangat nyaman dikenakan namun tetap terlihat mewah. Setyawan mengatakan untuk koleksi saat ini ia memilih material seperti katun, satin, sutera, serta organza untuk seluruh rangkaian koleksi premium Shafira.

Tak hanya busana, Shafira juga menambahkan selendang panjang yang biasa dipakai wanita Melayu di atas jilbab juga terukir bordiran khas Bukittinggi. Dari 60 koleksi yang ditampilkan, 15 diantaranya terdapat rancangan khusus pria dengan detail yang sama namun disesuaikan agar tampak lebih maskulin.

Setiawan menambahkan, label Shafira sendiri lebih banyak menggunakan organdi atau kain kaca yang tipis dan sejuk sebagai bahan hijab. Selain itu, bahan tersebut juga lebih berstruktur dan cocok digunakan untuk pesta. (nat/dailymoslem/dbs)

 


Back to Top