Viral di Media Sosial, Begini Cerita Mualaf Asal Korea Selatan Temukan Islam

gomuslim.co.id- Hidayah selalu datang dengan cara-cara yang tidak terduga. Banyak mualaf yang memutuskan untuk memeluk agama Islam setelah melihat berita-berita yang menghebohkan dunia. Seperti yang dialami oleh Ayana Jihye Moon. Seorang muallaf cantik asal Korea Selatan yang kini tinggal di Malaysia.

Dalam sebuah postingan video yang diunggahnya di YouTube baru-baru ini, Ayana bercerita tentang perjalanannya sampai memeluk Islam. Ia mengaku saat ini tengah mewujudkan minatnya belajar Alquran, terutama usai menyadari invasi AS di Irak pada 2003 lalu.

Ayana tengah menelusuri internet demi mengumpulkan informasi tentang Irak, yang Islam merupakan agama resmi. Namun, ia mengungkapkan ketertarikannya kepada agama sudah mulai sejak usia 8-9 tahun, dan menemukan kata Islam begitu menarik dan merasa itu tidak seperti nama agama.

“Jadi, saya mulai melakukan penelitian tentang Islam dan melihat mereka mengenakan pakaian longgar, menutupi wajah mereka dengan niqab dan mengenakan jilbab seperti saya hari ini," ujar gadis berusia 22 tahun tersebut.

Lebih lanjut, Ayana menerangkan rasa ingin tahunya tentang Islam tumbuh saat berada di sekolah tinggi dan diketahui guru serta orang tuanya. Hal ini karena mereka sering mengasosiasikan Islam secara negatif. Tapi, usai melakukan banyak penelitian dan memperbanyak bacaan tentang kehidupan Muslim di Timur Tengah, mulailah persepsinya tentang Islam dan Muslim berubah secara perlahan.

Bertekad kuat memuaskan rasa ingin tahunya, Ayana mendaftar ke camp World Assembly of Muslim Youths (WAMY) di Korea selama tiga hari dua malam. Sejak itu, ia mengaku jadi lebih sering mengikuti program-program keagamaan yang banyak diselenggarakan masjid-masjid setiap pekan, sampai mengantarkan Ayana akhirnya benar-benar berkeinginan untuk bisa memeluk Islam.

"Saya bergabung dengan program mingguan di Masjid Salam Nuri dan di sana saya bertemu mentor saya, Paman Amin, dan saya belajar tentang Islam sampai saya menjadi seorang Muslim Korea," tutur Ayana.

Meski demikian, pengalamannya memeluk Islam bukanlah tugas yang mudah, terutama karena kekhawatiran kalau keluarga dan teman-temannya akan dirugikan akibat keputusannya memeluk Islam. Maka dari itu, Ayana menegaskan postingannya di YouTube tentang pengalamannya merupakan pengalaman pribadi, dan tidak mewakili komunitas Islam dan Muslim secara keseluruhan.

Disisi lain, Ayana tampaknya tidak cuma mendapatkan ilmu atas perjuangannya belajar Islam. Pasalnya, sejak tiba pada 16 Januari 2017 lalu, dia telah menjadi sensasi karena sering mengunggah foto dengan pakaian desainer lokal Leeyana Rahman.

Dalam publikasi dari Malaysian Digest, para pecinta Ayana mulai terlihat dari akun Instagramnya, yang memang banyak membagikan pengalamannya di Malaysia. Bahkan, tidak jarang postingan Ayana menjadi sangat ramai diperbincangkan, lantaran kerap menggunakan kata-kata berbahasa Melayu.

Untuk diketahui, saat ini Ayana terdaftar di International Islamic University Malaysia, untuk lebih mengenal studi-studi tentang Islam. Jika sekilas melihat Instagramnya, Ayana memang tampak cukup baik menyesuaikan diri di Malaysia, termasuk untuk makanan lokal dan perbedaan cuaca yang dialaminya. Ayana sempat menghebohkan media sosial pada 2015 lalu, usai keputusannya memeluk Islam dan mengunduh fotonya yang berjilbab.

Ayana dijadwalkan hadir dalam acara meet and greet dengan penggemar-penggemarnya, di butik desainer lokal Leeyana Rahman Bangi Central pada Sabtu 28 Januari 2017 mendatang. “Jumpa saya di Bangi Central pada 28 Jan ini kerana saya akan menjadi princess untuk kamu semua, saya baru belajar bahasa Malaysia jadi saya kurang fasih," kata Ayana lewat akun @xolovelyayana yang langsung bisa mengundang komentar dari 200 ribu pengikutnya. (njs/dbs)

 


Back to Top