Peringati 'World Hijab Day', Muslimah Asal India Ajak Masyarakat Coba Kenakan Hijab Satu Hari

gomuslim.co.id- Gerakan World Hijab Day (WHD) merupakan bertujuan untuk memberikan kesadaran kepada seluruh masyarakat global tentang keberadaan jutaan perempuan Muslim di seluruh dunia. Oleh karenanya di beberapa negara yang tergabung dalam WHD menggelar sejumlah aksi mendukung penuh penggunaan hijab oleh wanita Muslim.

Demikian halnya dengan kaum wanita Muslim India di ibukota Uttar Pradesh Lucknow, yang merayakan World Hijab Day untuk pertama kalinya dengan mengadakan perayaan khusus.

Perayaan tersebut dilakukan dengan menyebarkan puluhan poster dan spanduk buatan tangan dekorasi jalanan. Muslim dan wanita non-Muslim di Bada Imambara akan diundang untuk mencoba kenakan hijab selama satu hari.

Salah seorang peserta, Ayushi Srivastava mengatakan, dirinya ikut berpartisipasi untuk tahu mengenai WHD melalui posting di media sosial. Ini adalah cara yang brilian untuk menyebarkan kesadaran tentang hijab dalam perspektif yang lebih luas tentang Islam, seperti yang dilansir dari publikasi Islam Online, Senin (02/02).

“Dengan adanya perayaan ini orang akan tahu bahwa hijab sebenarnya adalah kebebasan perempuan untuk mengekspresikan diri dengan cara yang mereka mau,” ungkap Srivastava.

Acara yang diselenggarakan oleh tim wanita muda India tersebut merupakan bagian dari perayaan global ulang tahun ketiga World Hijab Day yang ditandai di 140 negara di seluruh dunia.

Sedangkan menurut anggota dari tim WHD di Lucknow, Sarah Husain, dirinya berpendapat ketika seseorang memutuskan untuk memakai pakaian minim, dia dianggap sebagai modern dan gratis tapi ketika wanita lain memilih untuk menutupi tubuhnya, ia dianggap tertindas.

“Memakai hijab merupakan ketentuan agama. Wanita Muslim akan menutupi rambutnya bukan menutupi otak dan kecerdasannya,” ujar Husain.

Pada awalnya aksi World Hijab Day diinisiasi oleh penduduk asli New York,  Nazma Khan. Ia memulai gerakan ini dengan maksud untuk memberikan kesadaran kepada seluruh masyarakat global tentang keberadaan jutaan perempuan Muslim di seluruh dunia. 

Saat tumbuh di NYC, Nazma mengaku sering memperoleh pelecehan secara fisik dan emosional pada berbagai kesempatan. 

Diskriminasi terhadap perempuan berhijab semakin meningkat setelah peristiwa 9/11. Nazma membagi pengalamannya kepada perempuan muslim lain dengan harapan bahwa tidak ada lagi perempuan yang mengalami nasib serupa dengan dirinya.

Karena itu, pada 1 Februari 2013 ia meminta perempuan dari semua agama di seluruh dunia untuk mengenakan hijab selama satu hari. Dalam waktu delapan hari, dia mendapat tanggapan dari wanita  dengan latar belakang agama yang berbeda dari 67 negara. 

WHD memberi kesempatan kepada warga di seluruh dunia yang tidak akrab dengan  Islam untuk berdialog dengan tetangga  Muslim mereka, rekan kerja, dan teman-teman. Selain itu, WHD juga memberikan kesempatan bagi guru untuk memahami mengapa siswa Muslim  mengenakan hijab. 

Aksi ini memiliki ribuan sukarelawan di seluruh dunia. Dan duta WHD ada di lebih dari 45 negara. Duta WHD berasal dari semua lapisan masyarakat. Tahun 2016 silam sebanyak 150 negara mengambil bagian dalam WHD.

Selain itu, WHD juga telah didukung oleh banyak orang terkenal di dunia termasuk ulama, politisi, dan selebriti di seluruh dunia. Baru-baru ini, Majalah Time mencantumkan WHD dalam kalender dunia mereka. Diperkirakan 190 negara akan mengambil bagian dalam WHD tahun ini. (nat/dbs)

 


Back to Top