Rampung Sebelum Juni, Begini Respon Bank Syariah dan OJK Terkait Bank Wakaf Ventura Indonesia

gomuslim.co.id- Pengembangan wakaf terus dilakukan sejumlah pihak. Setelah mendapat restu dari Presiden Jokowi, rencana pembentukan Bank Wakaf Ventura Indonesia yang digagas Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) ini diharapkan rampung sebelum Juni 2017. Lembaga yang nantinya menyasar kalangan usaha mikro kecil dan menengah ini pun mendapat dukungan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Syariah.

Demikian disampaikan wakil bendahara umum ICMI Suhaji Lestiadi dalam keterangan resminya baru-baru ini. Suhaji yang juga merupakan anggota Pokja Bank Wakaf Ventura Indonesia ini mengatakan bahwa lembaga tersebut akan diarahkan untuk memberi fasilitas pinjaman pembiayaan kepada usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

"OJK sangat mendukung program ini dan mereka berharap sebelum Juni sudah berdiri. "Kami tidak melihat jaminan dulu, tapi prospek usaha ke depan. Bukan berarti jaminan tidak perlu. Jika usahanya punya prospek dan tidak ada jaminan, nanti bisa diasuransikan melalui lembaga penjamin," kata Suhaji Lestiadi di Jakarta.

Ia menambahkan bahwa OJK selama ini juga telah memberikan bantuan untuk pembentukan Bank Wakaf Ventura Indonesia tersebut dari sisi legalitas dan berbagai upaya penyiapan lainnya. “Hal itu ditandai dengan beberapa petinggi OJK yang telah masuk sebagai anggota Pokja seperti Firdaus Djaelani, Mochamad Mukhlasin, serta Edy Setiadi,” kata Direktur Utama PT Amanah Ventura Syariah itu.

Dalam tahap pertama pembentukan, terdapat 20 ormas Islam sebagai pemegang saham, dengan tiga ormas merupakan pemegang saham pengendali yaitu Baznas, Badan Wakaf Indonesia, dan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

Terkait hal sama, Direktur Grup Pengawasan Spesialis III OJK, Jasmi mengatakan pembentukan Bank Wakaf Ventura Indonesia ini dinilai tidak akan terlalu berbenturan dengan bisnis perbankan syariah. Menurutnya, hal tersebut telah sebelumnya dipertimbangkan oleh OJK dan tidak menutup kemungkinan nanti bank syariah akan dapat bersinergi dengan bank wakaf. “Tentu sudah dipertimbangkan dan akan saling bersinergi dengan semua Lembaga Jasa Keuangan, Industri Keuangan Syariah dan khususnya Perbankan Syariah," ujarnya

Menanggapi hal tersebut, Presiden Direktur PT Bank BCA Syariah John Kosasih menyebut pihaknya juga mendukung pembentukan Bank Wakaf Ventura. Menurutnya, program ini akan mampu memperluas jangkauan pasar perbankan syariah. "Pembiayaan bank syariah yang diberikan ke sektor UMKM belum optimal, maka dampaknya akan positif ke perbankan," katanya.

John menambahkan, bahwa dengan adanya Bank Wakaf Ventura ini nantinya juga dapat berdampak positif ke masyarakat. “Ya ini dapat membuka peluang kerja dan usaha juga meningkatkan taraf hidup,” ucapnya.

Kehadiran Bank Wakaf Ventura ini juga tidak akan berbenturan dengan Bank Umum Syariah, “Kami optimis dengan kehadiran Bank Wakaf Ventura nanti akan saling melengkapi dan memberi alternatif tambahan kepada nasabah,” katanya. Bank BCA Syariah sendiri, menurut John, memberikan pembiayaan produktif untuk semua segmen secara proporsional dan saat ini belum memiliki produk spesifik seperti wakaf.

Sementara, PT Bank BNI Syariah mengaku tidak begitu khawatir. Direktur Utama BNI Syariah, Imam Teguh Saptono beralasan, Bank Wakaf yang dibentuk akan berbentuk perusahaan modal ventura sehingga tidak akan bertabrakan dengan bisnis perbankan syariah.

"Perlu menjadi pertimbangan adalah mekanisme mobilisasi dana masyarakat, karena selain trust yang harus dibangun, lembaga ini (bank wakaf) juga harus memiliki aksesbilititas dan infrastruktur yang memadai agar masyarakat bisa dengan mudah menyalurkan wakaf," katanya. (njs/dbs)

 


Back to Top