Gelar Halal Food on the Street, Sekolah Ini Kampanye Makanan dan Minuman Halal

gomuslim.co.id- Halal dan baik menjadi syarat utama sebuah produk yang dikonsumsi oleh setiap muslim, khususnya makanan dan minuman. Meski demikian, tidak berarti semua lapisan masyarakat sudah memahami dengan baik tentang kehalalan ini. Baru-baru ini, SMA Muhammadiyah 2 Surabaya menggelar edukasi dan kampanye makanan dan minuman halal.

Kegiatan yang dilaksanakan di Taman Flora Kota Surabaya pada Minggu (05/02) itu merupakan upaya jemput bola dalam edukasi dan sosialisasi halal yang baik bagi kesehatan kepada masyarakat luas. Dalam edukasi ini dihadiri oleh Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) Jawa Timur dan Komunitas Chef Halal.

Menariknya, kegiatan bertajuk Halal Food on the Street ini dibarengi demonstrasi masak. Direktur LPPOM MUI Jawa Timur Prof Sugianto dalam sambutannya mengatakan bahwa pihaknya berhak menentukan apakah makanan dan minuman itu halal lagi baik atau sebaliknya haram.

Ia menjelaskan bahwa makanan yang halal harus diketahui halal dari bahan-bahannya. Sedangkan untuk memastikan itu baik bagi tubuh dan kesehatan adalah tidak digunakannya bahan yang berbahaya bagi tubuh, misalnya, zat pewarna maupun pengawet.

“Terkadang ada masakan bahannya baik dan halal ternyata ada unsur khamr atau sejenis arak untuk menciptakan tekstur masam. Padahal bisa diganti dengan buah apel atau buah anggur,” papar Sugianto yang juga mantan Koordinator Kopertis VII Jatim ini.

Dalam kesempatan sama, Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 2 Surabaya Astajab menuturkan aksi yang dilakukan oleh para siswanya ini dilakukan secara berkala. Ia juga menyebutkan bahwa kegiatan tersebut supaya masyarakat peka terhadap makanan dan minuman yang mengedepankan unsur halal dan baik.

“Sosialisasi ini merupakan salah satu kegiatan anak-anak dari Estrakurikuler Memasak. Selama ini, siswa di eskul tersebut aktif praktek masak menu Indonesia dan mancanegara. Selain itu, mengkreasikan dan mencipta menu,” ungkapnya.

Ia menambahkan ekskul tersebut juga membuat sejumlah lulusan SMA Muhammadiyah 2 Surabaya meneruskan kuliah di perhotelan dengan fokus sebagai ahli masak. “Alumni Smamda juga banyak mendampingi siswa di eskul memasak ini. Pada sosialisasi dan praktek memasak halal dan thoyib ini kami menggandeng chef Herman yang dikenal sebagai pendiri www.dapurhalal.com  dan asosiasi chef halal Indonesia,” pungkasnya.

Sementara itu, warga asal Sepanjang, Febri Sulistyaningsih (30) yang turut dalam kegiatan tersebut mengungkapkan dapat pengetahuan baru terkait makanan dan minuman halal lagi bagi bagi seorang muslim. “Ini kebetulan aja lagi main sama saudara terus lihat ini. Sekalian mau tanya yang berkaitan dengan makanan yang pernah saya konsumsi,” ucapnya.

Untuk diketahui, MUI saat ini tengah gencar menggarap sertifikasi halal bagi semua produk. Ketua MUI Pusat KH Ma’ruf Amin menyebutkan saat ini sertifikasi halal telah menjadi isu global. “Bukan hanya di negara muslim. Bahkan non muslim seperti Tiongkok, Korea Selatan, dan Amerika Serikat, menjadi isu negara mereka. Di Korea, semua produknya ingin bersertifikat halal,” ujarnya. (njs/dbs)

 


Back to Top