Gelar Kampanye 'Visit My Mosque', Ratusan Masjid di Inggris Jawab Pertanyaan Non Muslim Soal Islam

gomuslim.co.id- Selain menjadi tempat ibadah, Masjid juga menjadi pusat dakwah umat Islam. Seperti yang terjadi di Inggris baru-baru ini. Sebagai langkah untuk mengenalkan Islam lebih dalam kepada masyarakat, lebih dari 150 masjid di Inggris membuka pintu bagi pengunjung terutama non-Muslim untuk bertanya tentang Islam yang sebenarnya.

Sebuah gerakan yang diberi nama Visit My Mosque itu juga dalam rangka melawan kesalahpahaman tentang Islam. Para pemuka Muslim di Inggris dengan kompak melawan kefanatikan terhadap kelompok radikal yang mencoreng nama Islam. Gerakan tersebut dibuka pada Minggu sore waktu Inggris. Karena gerakan ini, banyak warga Inggris berdatangan karena penasaran.

Dewan Muslim Inggris atau Muslim Council of Great Britain (MCB) yang memprakarsai acara tersebut berjanji akan menjawab setiap pertanyaan pengunjung masjid. MCB membebaskan pengunjung yang datang dari semua komunitas agama. MCB juga menegaskan tidak ada individu yang dianggap terlarang untuk datang dan tidak ada subyek pertanyaan yang dibatasi.

Salah satu masjid yang jadi fokus dalam gerakan itu adalah Masjid Paigham-e-Islam di Birmingham, kota kedua terbesar di Inggris. Pemuka di masjid itu melayani setiap pertanyaan tentang hukum syariah Islam, pandangan Muslim tentang Yesus hingga apa yang dilakukan pihak masjid untuk melawan kelompok radikal.

Pemimpin Partai Buruh (partai oposisi utama di Inggris) Jeremy Corbyn mengambil bagian dalam acara itu. Dia mengunjungi masjid di Finsbury Park, London utara. “Minum teh bersama-sama jauh lebih efektif daripada menuangkan beton untuk membangun dinding,” tulisnya dalam Twitter.

Seorang jemaah masjid dan pejabat MCB Adrees Sharif mengatakan inisiatif gerakan Visit My Mosque bertujuan untuk memperkuat ikatan antara Muslim dan masyarakat Inggris tempat mereka tinggal. “Kami ingin menciptakan dialog bukan debat. Ketika Anda sedang berdebat Anda bertujuan untuk memenangkan argumen, tetapi ketika Anda terlibat dalam dialog Anda berbagi keyakinan Anda,” ujarnya, seperti dilansir dari publikasi Al Jazeera, Senin (06/02/2017).

Ia mengatakan gerakan ini sebelumnya pernah digelar tahun 2016 lalu. Pada tahun ini, jumlah masjid yang ambil bagian dalam gerakan tersebut mencapai dua kali lipat dari sebelumnya, di mana pada tahun 2016 ada 82 masjid yang ambil bagian.

Lebih dari 150 masjid berpartisipasi dalam Visit My Mosque pada 4 Februari lalu. Kegiatan tersebut menyedot perhatian para pengunjung yang ingin memahami lebih soal Islam.

Di Masjid Paigham-e-Islam, Birmingham, diskusi antara masjid dan pengunjung berfokus pada hukum Islam, pandangan muslim terhadap Yesus, dan langkah yang dilakukan masjid untuk memerangi ISIS.

Publikasi Al-Jazeera menyebutkan  teh dan kue khas Asia Selatan disediakan bagi mereka yang berkunjung. Tur singkat dan penjelasan tentang salat pun menjadi agenda dari masjid tersebut.

Masjid yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut jumlahnya meningkat hampir dua kali lipat dari 82 masjid pada 2016. "Masjid memahami pentingnya keterlibatan dan bersedia untuk mengambil bagian, bukan hanya karena Donald Trump, tetapi rekasi setelah Brexit juga," ujar Sharif.

Geoff Gallagher, yang menghadiri acara di Birmingham mengatakan bahwa dirinya mendapat pengalaman yang luar biasa. Ia juga menyarankan agar lebih sering diadakan latihan pembangunan komunitas untuk membantu menghilangkan stereotipe tentang Muslim. Sebanyak lima persen populasi Inggris merupakan muslim dan jumlah mereka di bawah tiga juta orang. Sebagian besar dari mereka terkonsentrasi di daerah urban, seperti London, Birmingham, Manchester dan Bradford. (njs/dbs)


Back to Top