Kuota Haji Sumatera Barat Bertambah 20 Persen Tahun Ini

gomuslim.co.id- Saat ini beribadah umrah dan haji kian dimudahkan dengan adanya pelayanan paket umrah dan haji dengan harga yang terjangkau. Karena itu, Wali Kota (Wako) Padang, Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah mengimbau warganya untuk berlomba menyisihkan harta guna beribadah umroh dan haji ke Tanah Suci Mekkah.

"Sudah selayaknya bagi yang mampu untuk berniat umroh dan seterusnya haji sebagai kewajiban seorang muslim," ujar Mahyeldi.

Pihaknya mengimbau karena ibadah umrah dan haji memiliki banyak keutamaan dan sebagai penyempurna ibadah yang selama ini telah dilakukan. Hal ini akan berpengaruh pada sikap dan perbuatan.

“Bila seseorang yang umroh dan haji memperoleh mabrur, akan terlihat dari perbuatannya yang mencerminkan tanggung jawab dan taat,” katanya.

Dia menambahkan jika dicontohkan kepada pegawai yang telah memperoleh haji mabrur akan terlihat dari pelayanannya yang berkualitas serta disiplin. Selain itu pedagang yang telah berhaji dan umroh juga akan terlihat kejujurannya dalam berjualan serta rendah hati menerima konsumen.

Kemudian keutamaan lainnya warga yang telah berhaji atau umroh terlihat dari keengganan melakukan pelanggaran dan tindakan kriminal seperti tawuran, menggunakan narkotika, seks bebas dan sebagainya.

"Kami berharap semakin banyak warga yang berumroh dan haji juga dapat mendukung kemajuan kota," katanya.

Di pihak lain Kepala Seksi Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama Kota Padang, Eri Iswandi mengatakan bahwa jumlah jamaah umroh di kota tersebut mengalami kenaikan. “Kenaikan ini terlihat dari bertambahnya tempat manasik atau KBIH yang ada di Padang,” paparnya.

Lanjut Eri, meski tidak bisa dirincikan jumlahnya namun kenaikan ini berimplikasi pada kenaikan jumlah daftar tunggu jamaah haji.

Sebelumnya, Pemerintah Arab Saudi telah memutuskan untuk mengembalikan kuota normal haji bagi Indonesia dari 168.800 orang menjadi 211.000 orang untuk tahun 2017.

Untuk diketahui, sejak 2013, kuota jemaah haji Indonesia dan negara lainnya mengalami penurunan 20 persen karena perluasan fasilitas di Masjidil Haram, Mekkah.

Sejalan dengan itu, kuota haji untuk Sumbar juga diprediksi bertambah 20 persen. Dengan begitu, kuota haji pada 2017 lebih banyak dari tahun sebelumnya. Kasi Pembinaan Haji dan Umrah, Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumbar (Kanwil Kemenag) Sumbar H Efrizal Syarif mengungkapkan kemungkinan penambahan kuota haji untuk Sumbar sekitar 20 persen, seperti yang dilansir oleh publikasi harianhaluan.

Prediksi itu berpatok pada hitungan pembagian secara merata. “Sejak tahun 2012, embarkasi Padang memberangkatkan 3.599 jemaah. Jika kuota ditambah sebesar 20 persen, maka jatah Sumbar kembali  menjadi 4.599 orang. Meski demikian, Kemenag Sumbar belum menerima surat resmi terkait adanya penambahan kuota haji,” ujar Efrizal.

Sementara itu, keputusan pusat biasanya diterima oleh Kemenag Sumbar tiga bulan atau dua bulan sebelum keberangkatan. “Kita tetap menunggu keputusan pusat. Soal 20 persen, itu baru prediksi. Intinya, berapa pun kuota, embarkasi Padang siap bekerja dalam melayani para jemaah,” tukasnya. (nat/dbs)

 


Back to Top