BRI Syariah Gaet Kwartir Nasional Pramuka untuk Promosi Produk Tabungan Haji Anak

gomuslim.co.id- Saat ini masa antrian keberangkatan haji regular di Indonesia sangat lama, bisa berkisar 15 sampai 20 tahun. Menunaikan ibadah haji juga perlu ditunjang dengan kesehatan yang prima dan kekuatan fisik, sehingga sangat tepat jika berangkat haji saat usia masih muda atau dewasa.

Sebuah upaya sedang dilakukan oleh PT Bank Rakyat Indonesia Syariah atau BRI Syariah (BRIS) dalam menggencarkan produk tabungan haji untuk anak. Produk yang telah dimulai akhir tahun lalu produk ini rencananya akan menyasar murid-murid sekolah seluruh Indonesia melalui kerjasama dengan Kwartir Nasional Pramuka.

Kepala Bidang Pelayanan Haji dan Umrah BRIS, Inza Putra menjelaskan, sejauh ini pihaknya baru memasarkan produk tabungan haji anak di sekolah-sekolah Islam di ibukota.

Walau belum menyasar ke sekolah negeri, namun ia melihat potensinya yang besar untuk dikembangkan. “Rencananya masuk ke sekolah Islam dulu, karena pasarnya paling mudah. Kemudian nanti baru kita masuk ke sekolah negeri pelan-pelan. Satu sisi lain kita juga mau masuk ke Pramuka. Kalau ini kan cakupannya sekolah Islam dan juga negeri," ujar Inza.

Karena itu, lanjut Inza pihaknya sedang menjajak kerjasama dengan Kwarnas Pramuka. Apabila disetujui oleh Kwarnas Pramuka, maka bulan Maret program tabungan haji melalui Pramuka sudah bisa dilaksanakan.

“Sehingga dapat mengcover seluruh Indonesia, kalau 1-2 minggu ini bisa ketemu Ketua Kwarnas, kita tunggu hasilnya gimana, tapi saya optimis sih Maret ini," tukasnya.

Sejalan dengan itu, apabila BRIS sudah berhasil menarik nasabah untuk tabungan haji anak, maka pada pertengahan tahun ini pihaknya akan meluncurkan produk umrah untuk anak. Nantinya nasabah akan diberi pilihan apakah akan menggunakan dananya untuk mengajak anak berumrah atau meneruskan untuk pendaftaran haji saat anak sudah berusia cukup.

"Mudah-mudahan bisa meningkatkan tabungan haji kita. Walaupun belum besar persentasenya di tahun ini. Tahun depan mungkin bisa 20 sampai 30 persen," pungkas Inza.

Untuk diketahui, tabungan haji untuk anak-anak menjadi penting karena masa tunggu ibadah haji yang cukup lama yakni 20 tahun. Sebagai ilustrasi, jika saat ini memiliki putra/putri berusia 5 tahun, dibukakan Tabungan Haji BRI Syariah iB dengan setoran awal Rp 50.000,- maka sang anak akan memiliki langsung buku Tabungan Haji. Secara rutin terus ditambah saldonya (misal dengan menyisihkan uang saku harian/mingguan/bulanan) selama 5 tahun, maka di usia 10 tahun sang anak telah memiliki saldo Tabungan Haji BRISyariah iB sebesar Rp 25 juta yang dapat didaftarkan porsi hajinya.

Asumsi masa tunggu keberangkatan haji adalah 20 tahun, maka sang anak akan berangkat haji pada usia 30 tahun (usia saat saldo tabungan haji mencapai Rp 25 juta yaitu usia 10 tahun plus masa tunggu keberangkatan haji 20 tahun) = 30 tahun. Saat sang anak masih sangat kuat secara fisik dan usia cukup dewasa, maka ia telah dapat berangkat ke tanah suci untuk menunaikan ibadah haji. (nat/brisyariah/dbs)

Baca juga:

Manfaatkan Ajang International Islamic Expo, BRI Syariah Luncurkan Produk Tabungan Haji Anak

 

 


Back to Top