Unik dan Nyentrik, Bangunan Pesantren Tahfidz Alquran Ini Terbuat dari Bambu

gomuslim.co.id- Pesantren merupakan tempat belajar agama secara mendalam melalui kitab kuning. Peserta didiknya biasa dikenal dengan istilah santri. Namun banyak juga pesantren yang secara khusus fokus membina santrinya untuk menghafal Alquran. Seperti yang dilakukan Pesantren Tahfidzul Quran Al Mubarok ini.

Pesantren yang berlokasi di Dusun Sawahan, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur ini terbilang unik dan nyentrik. Dipimpin oleh H Akhmad Hidayat SE, pesantren ini tidak seperti pesantren lain pada umumnya. Selain mengajarkan cara cepat menghafal Alquran, bangunan pesantren seluruhnya terbuat dari bambu.

Semua tempat di pesantren ini, mulai dari tempat mengaji, asrama para santri, hingga mushola terbuat dari bambu. Karena itu, warga masyarakat sekitar sering menyebut pesantren ini dengan julukan pesantren bambu.

Dengan bahan bangunan terbuat dari tumbuhan, suasana didalam ponpes pun terasa lebih nyaman, tenang dan adem. Sangat cocok bagi santri yang sedang menghafal kitab suci agama Islam.

Ditambah bagian atap yang menggunakan bahan ilalang, menjadikan ruangan pesantren terasa lebih teduh. Rangkaian bangunan yang kental nuansa seni, bagi orang awam, sepintas pesantren ini lebih mirip bangunan vila.

Pengasuh pesantren, H Akhmad Hidayat SE mengatakan inspirasi mendirikan pesantren dari batang bambu berawal saat dia berkunjung ke Bali. Dari situ, tepatnya awal tahun 2014, dia membuka pesantren bambu.

“Total bambu yang kita gunakan sudah tak terhitung, puluhan ribu bambu, tapi Alhamdulillah, bambu yang kita gunakan bukan dari beli, tapi sumbangan. Jadi teman yang selesai membangun rumah, bambu penahan saat pengecoran dikirimkan ke kita,” ujarnya, Selasa (7/2/2017).

Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU) yang juga sahabat karib Bupati Abdullah Azwar Anas, ini juga memilih lokasi yang sangat mendukung dalam mendirikan pesantren Tahfidz ini. Yakni berada dipinggir area pesawahan. “Kita sengaja memilih lokasi yang tenang dan nyaman, karena itu yang paling dibutuhkan bagi santri untuk proses hafalan,” ungkapnya.

Dengan lokasi dan suasana pesantren yang tenang dan nyaman, serta didukung sejumlah ustad dan ustadah sebagai tenaga pengajar, perlahan tapi pasti, jumlah santri ponpes Tahfidzul Quran Al Mubarok terus bertambah. Kini puluhan santri yang berasal dari lokal Banyuwangi hingga luar Jawa belajar ditempat ini.

Diprediksi, jumlah santri juga akan terus bertambah. Apalagi di pesantren ini juga telah dilengkapi sekolah SMP untuk menunjang pendidikan formal. Pesantren ini memiliki visi menjadikan pendidikan terintegrasi berbasis pesantren yang dapat melahirkan generasi kader ulama dan pemimpin yang yang berakhlak mulia, berkeunggulan khusus, berwawasan kebangsaan, kreatif, mandiri dan peduli.

Sedangkan misinya adalah mendidik dan membina santri menjadi kader ulama dan pemimpin yang hafal dan faham Alquran dan hadis. Memahami khazanah keilmuan Islam, berilmu amaliyah, beramal ilmiyah, berakhlakul karimah, berkeunggulan khusus, berwawasan kebangsaan, tangguh, kreatif, mandiri, dan peduli, serta menciptakan kehidupan ilmiah-religius di lingkungan pesantren sesuai ajaran Islam ‘ala Ahlussunnah Wal Jamaah dan nilai-nilai yang diterapkan Pondok Pesantren. Juga, untuk menjadikan pesantren sebagai pusat pendidikan terintegrasi yang berkualitas dan dapat diakses oleh semua kalangan. (njs/dbs)

 


Back to Top