Ratusan Muslimah Gelar Kampanye Gerakan Menutup Aurat di Lampung

gomuslim.co.id- Berhijab merupakan kewajiban bagi setiap muslimah. Kewajiban menutup aurat ini sebagaimana syariat yang telah disebutkan dalam Alquran dan Hadits. Namun, meski demikian di era pesatnya teknologi informasi ini banyak kalangan muslimah yang belum memahami tentang makna di balik kewajiban utama menutup aurat ini.

Baru-baru ini, ratusan remaja putri yang berasal dari beberapa organisasi Islam di Lampung memenuhi Bundaran Gajah, Tugu Adipura Bandarlampung Minggu, (12/02/2017). Mereka berkumpul di tugu kebanggaan masyarakat kota Bandar Lampung untuk menggelar Aksi Gerakan Menutup Aurat (Gemar).

Kegiatan yang dimotori Forum Silaturrahmi Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK) Lampung ini diikuti 300 peserta. Mereka didukung berbagai komunitas seperti Solidarity Peduli Hijab Lampung, Komunitas ODOJ Lampung, Hijab Community, FKAR, KAMMI, JJE, KOPFI, Gerakan Keadilan, IIBF, FLP dan AFG.

Dalam aksi yang bertajuk “Semangat Mentup Aurat, Untukmu Lampungku” ini dirangkai dengan beberapa acara menarik. Diantaranya ada orasi, stan konsultasi hijab, pembagian hijab, flyer atau stiker gratis, dan tutorial hijab. Ada pula stan dari supporter Gemar, meliputi cek kesehatan gratis Rumah Zakat dan cek tahsin Komunitas ODOJ.

Aksi ini diawali dengan jalan kaki dari depan Gramedia menuju lokasi Car Free Day pukul 07.00 WIB. Kehadiran para wanita berjilbab tersebut menarik perhatian setiap orang yang melintas perempatan pusat Kota Bandar Lampung. Para gadis tampil cantik dengan pakaian indah dan hijab yang didominasi warna ungu.

Mereka juga membawa poster komunitas dan ajakan untuk menggunakan hijab dan pakaian muslim. Sesampainya di Adipura, mereka menyimak orasi sambil berdakwah mengajak setiap muslim yang melintas di sana untuk tetap cantik dan keren dengan hijab dan pakaian islamis.

Ketua Jaringan Muslimah Daerah FSLDK Lampung, Yuli Kurniasih mengatakan bahwa Gerakan Menutup Aurat (GEMAR) bersifat nasional. Di Lampung, katanya, dilaksanakan di Tugu Adipura. Dia merasa bahagia karena semakin banyak kesadaran pemudi dan pemuda untuk berpakaian Islami. ”Kegiatan ini skalanya nasional, kali ini Lampung dengan didukung Lembaga Dakwah Kampus se-Lampung melaksanakannya di Adipura,” ujarnya.

Selain itu, Yuli menambahkan bahwa tujuan kegiatan GEMAR 2017 ini adalah menyosialisasikan tentang kewajiban menutup aurat bagi muslim dan muslimah. “Harapannya melalui gerakan ini, banyak orang mendapatkan hidayah untuk menutup aurat sesuai syariat Islam,” tambahnya.

Yuli menjelaskan ketentuan dalam menutup aurat adalah tidak berbahan dasar dari emas dan sutra bagi laki-laki. Lalu, tidak menyerupai perempuan bagi laki-laki, tidak menyerupai laki-laki bagi perempuan, menutup pusat sampai lutut bagi laki-laki, menutup seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan bagi perempuan, tidak transparan, tidak membentuk lekuk tubuh, tidak “tabaruj” atau berlebih-lebihan.

Yuli berharap kegiatan Gemar berdampak positif bagi masyarakat di Lampung. Dia juga berharap kegiatan tersebut menginspirasi mereka belum menutup aurat bisa teredukasi untuk menutup auratnya. “Semoga semakin banyak orang yang saling mengingatkan dalam kebenaran dan kebaikan,” tandasnya. (njs/dbs)


Back to Top