PPPA Darul Quran Bagikan Alquran untuk 19 Ribu Santri Hafidz di Indonesia

gomuslim.co.id- Tingginya minat membaca Alquran di pesantren, masjid dan madrasah desa-desa di berbagai daerah tanah air membuat anak-anak menjadi penghafal Alquran. Namun disayangkan sejumlah Alquran dan buku-buku agama Islam yang kondisinya usang masih menjadi koleksi pesantren dan tempat ibadah di pelosok daerah.

Berangkat dari fenomena tersebut,  Pesantren Program Pembibitan Penghafal Alquran (PPPA) Daarul Quran terdorong untuk menyalurkan Alquran khusus bagi para hafidz di seluruh Nusantara. Alquran tersebut dicetak khusus, dengan mencantumkan lembar catatan yang memudahkan para hafidz.

Pada tahun 2017, Daarul Quran menargetkan 40 ribu Alquran dibagikan kepada 19 ribu santri di 806 Rumah Tahfiz di seluruh Indonesia. Program ini bertujuan membantu para hafidz menghafal Alquran.

Kemudian, setiap bulannya Daarul Quran menyebar 3.000 eksemplar Alquran hafalan. Selama Januari lalu, Alquran hafalan itu disebar melalui koordinator Rumah Tahfiz, namun masih terkonsentrasi di Jawa.

"PPPA punya jaringan yang luar biasa dengan Rumah Tahfiz. Program ini juga merupakan penyeragaman Alquran untuk Rumah Tahfiz. Jadi, saat berbicara Rumah Tahfiz, di manapun sama Alqurannya," ungkap Ustadz Solehuddin, salah satu pengasuh Rumah Tahfiz Center.

Sejalan dengan hal tersebut, keberadaan Rumah Tahfiz terus bertambah. Saat ini, Rumah Tahfiz yang telah berdiri berada di 122 kabupaten dan pada 2017 ini, Daarul Quran akan membangun Rumah Tahfiz baru di 514 kabupaten.

Selain itu, Alquran yang disebar sudah dilengkapi metode hafalan tanpa menghafal. Metode ini diyakini memudahkan para santri Rumah Tahfiz dalam menghafal Alquran. “Santri yang akan mendapat Alquran adalah santri yang punya hafalan paling sedikit 1 juz. Ini agar mereka terdorong untuk terus meningkatkan hafalannya," kata Solehuddin.

Saat ini pihaknya membuka kesempatan kepada siapa saja yang ingin terlibat dalam pencetakan Alquran hafalan melalui pendanaan. Melalui sedekah Alquran akan tumbuh jutaan hafiz Alquran.

"Tentunya sebuah keniscayaan kalau seandainya para donatur juga ikut andil dalam sedekah pengadaan Alquran. Inssya Allah setiap huruf, kalimat yang dibacakan anak-anak akan jadi pahala buat para donatur," pungkasnya.

Untuk diketahui, Rumah Tahfidz Center (RTC) dibentuk untuk melaksanakan fungsi dan peran penataan, pembinaan, pengembangan, dan pengawasan gerakan Rumah Tahfidz di seluruh Indonesia dan luar negeri. Rumah tahfidz adalah aktivitas menghafal Alquran, mengamalkan, dan membudayakan nilai-nilai Alquran dalam sikap hidup sehari-hari berbasis hunian, lingkungan, dan komunitas.

Rumah Tahfidz Center adalah unit program PPPA Daarul Quran yang bertanggungjawab atas pelaksanaan program Rumah Tahfidz di Indonesia dan luar negeri meliputi pembinaan, pengawasan, dan pengembangannya.

Lembaga ini menjadi embrio dan gerbang membangun masyarakat dengan dakwah Alquran untuk mencapai terwujudnya masyarakat madani yang punya nilai-nilai keislaman dalam wujud perilaku kehidupan,  juga sebagai agen perubahan masyarakat serta sarana untuk membangun kemandirian masyarakat. (nat/daqu/dbs)

 

 


Back to Top