Untuk Permudah Calon Jemaah Haji, Kemenag Indramayu Bentuk PUSPIHAT

gomuslim.co.id– Pembenahan sistem layanan haji terus dibenahi oleh Kementerian Agama baik di pusat maupun daerah. Hal ini guna mempermudah para jemaah untuk mewujudkan impian mereka melaksanakan rukun Islam yang kelima. Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indramayu merupakan di antara perwakilan Kemenag Pusat yang melakukan inovasi mendirikan Pusat Pelayanan dan Informasi Haji Terpadu Satu Atap (PUSPIHAT).

Selain untuk mempermudah pendaftaran haji, PUSPIHAT juga menyediakan layanan bank penerima setoran (BPS-BPIH). Acara peresmian tersebut juga dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Barat Buchari, para direksi BPS-BPIH, serta beberapa pejabat Kantor Kemenag Kabupaten Indramayu.    

Saat meresmikan gedung PUSPIHAT pada (10/02), Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Abdul Djamil mengungkapkan bahwa dirinya tidak banyak menemui PUSPIHAT di daerah lain. Menurutnya, selain Indramayu, 4 wilayah lain di Jawa Barat juga telah memiliki PUSPIHAT, yaitu Kabupaten Bandung, Kota Bandung, Kota Bogor, dan Kabupaten Karawang.

Selain mengapresiasi Kantor Wilayah Kemenag Jawa Barat, Abdul Djamil pun memberikan apresiasi terhadap BPS-BPIH yang berupaya mempermudah pendaftaran haji melalui teknologi. Menurut mantan Rektor IAIN Walisongo Semarang ini, kerjasama antara Kemenag dan BPS-BPIH tentu dapat membuat jemaah haji lebih efisien dan terbantu.

Dengan adanya PUSPIHAT ini, Sekretaris Daerah Indramayu Ahmad Bahtiar berharap sistem online berbasis android yang disediakan PUSPIHAT semakin mempermudah masyarakat Indramayu mendaftar haji. Selain itu, Bahtiar juga menekankan pentingnya kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Indramayu, Kementerian Agama, dan dukungan tokoh agama.

Menurut Bahtiar, setiap bulannya, jumlah pendaftar haji di Indramayu cukup tinggi hingga tembus angka rata-rata 4.000 orang. Hal ini membuat Pemerintah Kabupaten Indramatu tentu termotivasi untuk selalu berinovasi melayani masyarakat yang akan mendafatar haji supaya lebih mudah, aman, dan nyaman.

Sementara itu, Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Indramayu, Sopandi, menjelaskan bahwa PUSPIHAT dibangun atas swadaya masyarakat melalui forum KBIH dan IPHI dan bantuan Pemenerintah Kabupaten Indramayu. Gedung yang memakan luas tanah 3.9000 m2 ini, menghabiskan biaya sekitar 7 miliar rupiah.

Menurut Sopandi, gedung yang bersebelahan dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indramayu ini, tidak hanya digunakan untuk pelayanan pendaftaran haji saja, namun juga dapat disewa masyarakat untuk kegiatan bisnis dan sosial keagamaan. Menurutnya, terdapat ruang aula, ruang rapat, dan kamar penginapan yang bisa disewakan. (ihs/Kemenag) 


Back to Top