Dialog Islam Kembali Digelar di Negeri Ratu Elizabeth

gomuslim.co.id- Syiar Islam terus bergema di tanah Britania Raya. Aktivitas dakwah ini digencarkan oleh komunitas muslim di beberapa kota. Salah satunya di kota Bath, Inggris Raya. Baru-baru ini, komunitas muslim bath menggelar dialog tentang Islam dengan mengundang masyarakat sekitar. Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka mengenalkan ajaran Islam.  

Acara yang dihadiri oleh walikota Bath dan Ketua Dewan setempat ini menggambarkan citra positif tentang Islam. Kegiatan dialog terbuka ini diadakan di sebuah sekolah Alexandra Park  di kawasan Cliff.

Dalam pemaparannya, Sekretaris Komunitas muslim Bath, Alaa Abouzeid menuturkan bahwa munculnya sentimen anti-Islam di beberapa tempat karena kurangnya pemahaman seseorang tentang Islam maupun muslim. Minimnya pemahaman inilah yang menjadi penyebab timbulnya Islamofobia dari orang-orang yang tidak paham akan Islam.

“Kami ingin melihat semua masyarakat datang bersama-sama untuk melihat bagaimana komunitas Muslim bersosialisasi. Kami ingin mengenalkan Islam yang sesungguhnya kepada mereka, bukan seperti yang dikatakan oleh yang tidak paham Islam,” ujar Alaa Abouzeid sebagaimana dilansir dari publikasi bathchronicle.

Lebih lanjut, Abouzeid menambahkan dengan adanya kegiatan dialog ini maka diharapkan dapat memberikan dampak  yang positif kepada masyarakat Bath. Abouzeid berharap, masyarakat dapat melihat secara langsung bagaimana masyarakat Islam menjalani kehidupan sosial sehari-hari.

Menurutnya, situasi sosial di kota Bath saat ini sangat baik. Ia mengaku belum menemukan tindakan Islamofobia di Bath selama tinggal di kota tersebut sejak 1996 silam. "Muslim disini justru mendapat dukungan dari otoritas lokal dan polisi," kata Abouzeid.

Acara dialog Islam ini juga dimeriahkan dengan kegiatan anak-anak seperti permainan, kegiatan melukis, dan sepak bola. Pada kesempatan tersebut, komunitas Muslim berjanji akan melakukan tindakan serupa di masa mendatang.

Untuk diketahui, masuknya Islam pertama kali ke Inggris terjadi pada abad ke-18. Tercatat pada tahun 2011 lalu, terdapat 2,7 juta Muslim yang tinggal di Inggris. Angka tersebut naik hampir satu juta dari sensus sebelumnya. Sebagian besar Muslim bermukim di Bradford, Luton, Blackburn, Birmingham, London, dan Dewsbury.

Sebelumnya, ratusan masjid di Inggris juga melakukan hal sama dalam menjalankan dakwah. Mereka membuka pintu bagi masyarakat untuk mengenal Islam dan melawan kesalahpahaman mengenai Muslim. Kegiatan bertajuk Visit My Mosque yang diikuti lebih dari 150 masjid itu menjadi gerakan melawan Islamophobia.

Warga Inggris yang penasaran pun turut berpartisipasi dalam acara ini. Acara yang digagas Dewan Muslim Inggris Raya (MCB) menjanjikan menjawab segala pertanyaan warga mengenai Islam. Pengunjung dari semua keyakinan, bahkan yang atheis disambut baik. Mereka bebas bertanya mengenai apa saja terkait Islam dan Muslim.

Misalnya saja di Masjid Paigham-e-Islam di Birmingham. Dialog fokus pada hukum Islam, pandangan Muslim terhadap Yesus dan langkah yang dilakukan masjid menangkal kelompok radikal. Warga yang datang disuguhi teh dan kue khas Asia Selatan. Pengunjung juga diajak berkeliling masjid dan diberi penjelasan tentang ibadah shalat umat Islam.

Pejabat MCB Adrees Sharif mengatakan inisiatif ini bertujuan memperkuat ikatan antara Muslim dan komunitas dimana mereka berada. "Kami ingin menciptakan dialog, bukan debat. Ketika Anda berdebat, tujuannya memenangkan argumen. Namun, dalam dialog Anda berbagi keyakinan," ucapnya. (njs/dbs)

 


Back to Top