Komunitas Muslim Australia Gelar Pelatihan Terjemah Alquran

gomuslim.co.id- Pemahaman mengenai isi kandungan Alquran perlu dipelajari oleh semua umat Muslim. Namun tidak semua memiliki latar belakang pendidikan keagamaan yang sama.

Karena itu, untuk menjawab hal ini, umat Muslim asal Indonesia di Brisbane (IISB) belum lama ini menyelenggarakan pelatihan Terjemah Quran Mudah (TQM). Pelatihan tersebut digelar di IMCQ Kuraby Hall, Wally Tate Park, Kuraby, Brisbane, Australia.

Pelatihan tersebut diadaptasi oleh metode Al-Amin yang dikembangkan Dr Ahmad  Riawan Amin MSc, penulis buku best seller The Celestial Management. Salah seorang dari Divisi Pendidikan IISB, M. Luthfi Hamidi menjelaskan pelatihan ini bertujuan untuk merangsang orang awam dengan cepat mengerti dasar-dasar agar bisa mengerti bagaimana menterjemahkan Alquran.

“Metode Al-Amin, mudah digunakan karena didisain oleh tokoh yang mengerti efisiensi yang menggunakan prinsip Pareto 80:20 yakni  mengenal yang 20 persen, untuk bisa menguasai yang 80 persen,” pungkas mahasiswa doktoral bidang keuangan di Griffith University.



Lebih lanjut, Luthfi mengatakan peserta tidak diajari nahwu atau shorof, yang perlu bertahun-tahun diajarkan di pesantren, tapi cukup melihat Matrix Ciri, untuk memahami ciri-ciri penting suatu kata, apakah kata benda, kata kerja, atau kata perintah. “Pembelajarannya mudah, karena untuk setiap perubahan katanya disertai dengan lagu, jadi mudah diingat dan menyenangkan,”  tukasnya.

Sejauh ini, tambah Lutfi,  pelatihan TQM dilakukan dalam tiga kali kesempatan, setiap akhir pekan, yakni tanggal 5, 12 dan 19 Februari 2017. Masing-masing berdurasi sekitar satu  jam lebih.
 
Pelatihan tersebut diikuti sekitar 20 peserta, di antaranya Presiden IISB  Yudi Suharto  dan Presiden IMCQ  Hamid Mawardi. “Saya senang dengan pelatihan ini. Menunggu satu minggu untuk mengikuti pelatihan selanjutnya, terasa begitu lama,” ujar Fauzi, salah satu peserta.

Sedangkan, menurut Gita yang juga peserta dan bekerja sebagai teknisi IT sebuah perusahaan makanan global. Pelatihan ini memerlukan banyak latihan, agar semakin mengenal bentuk katanya.

Tak hanya melakukan kegiatan pelatihan, IISB juga mewadahi kegiatan keumatan di Brisbane. Kegiatannya mencangkup pengembangan wawasan keagamaan dari TPA anak-anak, ceramah dan silaturahim antaranggota tiap dua pekan sekali, santunan dan beasiswa untuk anak negeri, dan kegiatan-kegiatan out door untuk keakraban sesama Muslim di Brisbane. Sementara IMCQ, lebih fokus memperjuangkan umat Islam di Queensland agar memiliki masjid sendiri.

Untuk diketahui, Islam merupakan agama paling cepat pertumbuhannya dalam lima tahun belakangan di Australia, dengan peningkatan 39,9 persen dari 2006 ke 2011. Namun jumlah penduduk Muslim masih berkisar 500.000 jiwa alias hanya 2,2 persen dari total populasi Negeri Kanguru tersebut. (nat/dbs)

 


Back to Top