Inovasi Program Wakaf Hasanah, BNI Syariah Sukses Himpun Dana Wakaf Rp 3,2 Miliar

gomuslim.co.id- Setelah diluncurkan pada November 2016 lalu, program Wakaf Hasanah BNI Syariah mendapat respon positif dari masyarakat. Hal ini terlihat dari dana yang terkumpul dari wakaf Hasanah ini mencapai sekitar Rp 3,2 miliar dalam kurun waktu tiga bulan. BNI Syariah optimis dapat terkumpul dana wakaf Rp 50 miliar untuk dikelola oleh para nadzhir yang akan dikembangkan melalui proyek wakaf produktif.

Demikian disampaikan Direktur Utama BNI Syariah Imam T. Saptono baru-baru ini. Dia mengatakan per Januari 2017, program yang terbagi dalam proyek rumah sakit, sekolah, klinik kesehatan dan lembaga pendidikan ini cukup mendapat tempat di hati para nasabah BNI Syariah.

"Dengan adanya website wakaf Hasanah, BNI Syariah memfasilitasi waqif atau pemberi wakaf yang ingin berHasanah atau berbuat kebaikan bagi sesama. Diharapkan dengan tingginya animo masyarakat yang berpartisipasi dalam produk ini, maka semakin banyak asset produktif yang bermanfaat bagi khalayak umum," ujar Imam di Jakarta, Jumat (17/2/2017).

Lebih lanjut, Imam menuturkan inovasi ini bermula dari konsep wakaf produktif yang memiliki potensi dalam membangun kehidupan sosial ekonomi masyarakat yang berkelanjutan. Apalagi saat ini masih banyak masyarakat Indonesia belum mengetahui wakaf produktif yakni dana wakaf yang diinvestasikan untuk menciptakan asset wakaf bernilai ekonomi bagi kesejahteraan masyarakat.

“Hal ini sejalan dengan Hasanah Lifestyle Banking yang mengedepankan nilai-nilai kebaikan bagi sesama dimulai dengan rasa empati yang tinggi untuk berbagi dengan sesama salah satunya melalui wakaf," kata Imam.

Untuk itu, sebagai salah satu wujud implementasi Hasanah, pada November 2016 BNI Syariah meluncurkan website wakaf Hasanah www.wakafhasanah.bnisyariah.co.id yakni platform digital yang memfasilitasi masyarakat untuk berwakaf secara mudah, di manapun dan kapanpun melalui smartphone atau gadget dengan memilih proyek-proyek wakaf sesuai yang diinginkan.

Menurut Imam, dengan adanya website wakaf Hasanah, BNI Syariah ingin memfasilitasi waqif/pemberi wakaf yang ingin berHasanah atau berbuat kebaikan bagi sesama.  "Diharapkan dengan tingginya animo masyarakat yang berpartisipasi dalam produk ini, maka semakin banyak asset produktif yang bermanfaat bagi khalayak umum”, tutur Imam.

Selain wakaf, BNI Syariah juga mendukung program pemerintah dalam penjualan sukuk negara ritel SR-009 yaitu Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dalam bentuk sukuk untuk WNI perseorangan yang diterbitkan dalam mata uang Rupiah.

BNI Syariah sebagai sub agen penjual bersama dengan induk BNI yang telah ditunjuk pemerintah melalui Kementerian Keuangan sebagai Agen Penjual. SR-009 akan mulai dipasarkan 27 Februari sampai dengan 17 Maret 2017, dengan tenor tiga tahun. Nominal per unit sebesar Rp 1 juta dengan minimal investasi setiap peserta sebesar Rp 5 juta dan maksimal Rp 5 miliar dengan kisaran imbal hasil 7,557,75 persen.

Pemasaran SR-009 akan dilakukan melalui 10 cabang BNI Syariah di Kantor Cabang yang berada di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, dan Medan dengan target penjualan terutama nasabah ritel BNI Syariah dari berbagai profesi baik pegawai swasta, pengusaha sampai dengan mahasiswa.

Untuk diketahui, untuk program Wakaf Hasanah ini, BNI Syariah telah bekerja sama dengan lima lembaga pengelola wakaf atau nadzhir diantaranya Yayasan Dompet Dhuafa, Yayasan Rumah Zakat, Global Wakaf, Yayasan Pesantren Al-Azhar dan Badan Wakaf Indonesia. (njs/dbs)


Back to Top