Wisuda ke-16, Universitas Al Azhar Indonesia Bertekad Jadi Kampus Terkemuka di Asia Pasifik

gomuslim.co.id- Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) menggelar wisuda yang ke-16 untuk tahun akademik 2016-2017 di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Sabtu, (18/02/2017). Pada wisuda kali ini, UAI mewisuda sebanyak 288 mahasiswa dari enam fakultas berbeda.

Ketua Majelis Permusyarawatan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Dr. (HC) H. Zulkifli Hasan, S.E., M.M., hadir dan menyampaikan orasi ilmiah dengan tema “Pemantapan Wawasan Kebangsaan” kepada seluruh wisudawan. Kehadiran orang nomor satu di MPR ini menjadi kehormatan khusus bagi sivitas akademika UAI.

Turut hadir pula dalam acara ini Ketua Yayasan Pesantren Islam Al Azhar, H. Muhammad Suhadi, S.Kom, Koordinator Kopertis Wilayah III, Dr. Ir. Illah Sailah, MS, para anggota senat, dan para stakeholder.

Dalam sambutannya, Zulkifli berharap UAI dapat terus meningkatkan peran dalam mencetak manusia unggul. Menurutnya, suatu bangsa akan maju bila menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Namun penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi suatu bangsa harus ditopang dengan etika dan budaya. "Alhamdulillah kita sebagai bangsa yang beruntung. Sehari setelah merdeka sudah memiliki konsensus berbangsa dan bernegara," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Dr. Illah Sailah, MS mengatakan bahwa Universitas Al Azhar Indonesia merupakan salah satu universitas yang terbaik di Indonesia. “UAI merupakan universitas terbaik dengan keunggulan mahasiswa yang peduli terhadap masyarakat, begitupun universitasnya. Mudah-mudahan hasilnya juga menjadi baik dan bermakna bagi kehidupan masyarakat,” katanya.

Illah menambahkan saat ini persaingan di dunia pendidikan tinggi semakin ketat dan tidak dapat dicegah. Maka dari itu, sangat penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan di sebuah universitas. “Peningkatan kualitas pelayanan pendidikan ini penting. Setiap semester kita terus evaluasi supaya standard kampus bisa dinaikan dari tahun ke tahun,” tambahnya.

Selain itu, dia juga menyinggung tentang kemungkinan UAI untuk membuka cabang di Negara lain di wilayah ASEAN. Hal ini mengingat sudah banyak mahasiswa asing yang belajar di Indonesia. “Karena orang lain bisa datang ke Indonesia, kenapa tidak UAI juga mengembangkan kampus di luar negeri,” tandasnya.

Sementara itu, Rektor UAI, Dr. Ahmad H Lubis, M.Sc, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan bahagia atas pencapaian UAI dalam usianya yang ke-17. UAI menjadi salah satu Universitas yang terbaik dan diperhitungkan, serta mendapat pengakuan baik di tingkat Nasional maupun Internasional.

UAI kini memulai masa lima tahun keempat (2016-2020), yakni masa pengembangan dan peningkatan reputasi. Saat ini kiprah UAI sudah dirasakan oleh masyarakat dan mendapat penerimaan dengan baik serta pengakuan sebagai salah satu dari jajaran institusi pendidikan tinggi terbaik.

“Kami bertekad untuk menjadi salah satu Universitas terkemuka di Asia Pasifik. Di mana UAI akan mengembangkan kampus 2, 3, mencapai reputasi internasional, pembukaan program pascasarjana S-3 dan pencapaian lain yang mensetarakan UAI dengan universitas-universitas ternama di dunia,” ujar Ahmad.

Untuk diketahui, Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) merupakan salah satu universitas swasta di Indonesia. UAI berdiri sejak bulan Agustus tahun 2000, dan saat ini telah memiliki enam fakultas dengan 16 program studi yang aktif dan sudah terakreditasi. Universitas ini terletak di Jalan Sisingamangaraja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

UAI adalah lembaga pendidikan tinggi yang menerima semua etnis, suku bangsa, dan agama. Untuk tahun akademik 2017/2018, UAI kembali menerima pendaftaran mahasiswa baru gelombang 3 terhitung mulai tanggal 13 Februari 2017 sampai dengan 28 Juli 2017. Untuk informasi lebih lanjut bisa mengunjungi website resminya di www.uai.ac.id. (njs)

 


Back to Top