Keluarga Arsitek Masjid Istiqlal Jadi Tamu Undangan Khusus di Perayaan Milad ke-39 Masjid Istiqlal

gomuslim.co.id- Masjid Istiqlal adalah masjid nasional negara Republik Indonesia yang terletak di pusat ibukota Jakarta dengan Imam Besarnya Prof.Dr.Nasaruddin Umar, M.A. Pembangunan masjid ini diprakarsai oleh Presiden Republik Indonesia saat itu, Ir. Soekarno di mana pemancangan batu pertama, sebagai tanda dimulainya pembangunan Masjid Istiqlal dilakukan oleh Ir. Soekarno pada tanggal 24 Agustus 1951. 

Dalam rangka memperingati hari lahir Masjid Istiqlal (Milad Istiqlal) yang ke-3 pada 22 sampai 27 Februari 2017 mendatang. Masjid yang telah berusia 39 tahun ini mengangkat tema ‘Keislaman dan Keindonesiaan’. Acara tersebut rencananya akan mengundang keluarga perancang Masjid Istiqlal Friederich Silaban.

Direktur Warisan dan Diplomasi Budaya Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Dr. Nadjamuddin Ramly, M.Si mengatakan bahwa pihaknya akan mengundang keluarga arsitektur Masjid Istiqlal, Friederich Silaban, untuk mengenang kembali karya legendaris besar yang telah dilahirkan bangsa Indonesia.

“Friederich Silaban merupakan perancang dari arsitektur Masjid Istiqlal, yang merupakan pemenang sayembara rancang bangun Masjid Istiqlal tahun 60-an. Sayembara itu diikuti 30 peserta, tapi cuma ada 22 peserta yang memenuhi syarat dan dari itu terpilih lima terbaik,” papar Nadjamuddin.

Selain itu, yang menjadi juri sayembara merupakan tokoh-tokoh Islam dan bangsa yang diketuai oleh Soekarno. Anggota juri lain di antaranya Rosseno Soerjohadikoesomo, Djoanda Kartawidjaja, Suwardi, Ukar Bratakusumah, Raden Soeratmoko, H Abdul Malik Karim Amrullah, dan H Aboebakar Atjeh Oemar Hussein Amin.

Mengenai penilaian, lanjutnya tentu dijaga obyektivitasnya dengan masing-masing rancangan yang dinilai diberikan sandi. Ia menuturkan, dengan sandi Ketuhanan, rancangan Friederich Silaban dipilih sebagai pemenang dan saat itu baru diketahui perancangnya beragama Kristen Protestan.

"Itulah Indonesia, dibangun dengan dasar kemajemukan dan yang disatukan dengan Pancasila," tukas Najamudin yang juga merupakan  Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Sementara itu, Milad Istiqlal juga akan dirangkai dengan beragam kegiatan, antara lain; seminar, pentas seni budayawan Muslim, penulisan kaligrafi, serta pemutaran video singkat sejarah Masjid Istiqlal. Pada 22 Februari, Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla rencananya juga akan turut hadir di acara pembukaan.

Sebelumnya, dalam rangka menyambut perayaan Milad Masjid Istiqlal, Gabungan Kelompok Pencinta Alam mengajak semua elemen masyarakat untuk ikut membersihkan Masjid Istiqlal, kegiatan "Bersih-Bersih Masjid Istiqlal" itu akan diselenggarakan mulai tanggal 11 hingga 21 Februari 2017.

Berdasarkan sejarahnya, Masjid Istiqlal, Monas, dan Istana Negara merupakan simbol kekuatan bangsa yang menggambarkan ketuhanan, kemanusiaan, dan kenegaraan, oleh karenanya masjid ini dinamakan "Istiqlal" yang dalam bahasa Arab berarti "Merdeka".

Bangunan utama masjid ini terdiri dari lima lantai dan satu lantai dasar. Masjid ini memiliki gaya arsitektur modern dengan dinding dan lantai berlapis marmer, dihiasi ornamen geometrik dari baja antikarat. Bangunan utama masjid dimahkotai satu kubah besar berdiameter 45 meter yang ditopang 12 tiang besar. Menara tunggal setinggi total 96,66 meter menjulang di sudut selatan selasar masjid. Masjid ini mampu menampung lebih dari dua ratus ribu jamaah. (nat/dbs)


Back to Top