Jadi Pembicara di Institut Fashion New York, Anniesa Hasibuan Kisahkan Perjalanan Kariernya di Dunia Fashion Hijab

gomuslim.co.id- Sososknya yang menjadi inspiratif desainer tanah air, menjadikan Anniesa Hasibuan mendapatkan banyak pujian karena sukses membawa karya busana hijabnya di kancah New York Fashion Week 2017. Dirinya pun telah banyak berkiprah menjadi salah satu perkembangan mode hijab secara global.

Sepak terjangnya di dunia fashion internasional, membuat wanita 30 tahun ini terpilih menjadi salah satu pembicara dalam panel diskusi bertema Modest Wear Goes Mainstream di Fashion Institute of Technology, New York, Amerika Serikat.

Pada kesempatan kali itu, Anniesa berbagi cerita seputar pngalaman kariernya sebagai desainer hijab sekaligus menjawab pertanyaan dari sejumlah mahasiswa yang hadir di panel yang berlangsung pada Jumat (17/02/2017).

Dia mengisahkan bahwa awal menjadi desainer tantangan dalam persaingan lokal dan global selalu ada. Ia sempat khawatir akan sulit mendapatkan pasar, mengingat penggemar busana hijab sangatlah spesifik.

"Tidak gampang memastikan rancanganku digemari secara global. Bagaimana mengombinasikan couture dan ready to wear, memadukan dua unsur itu menjadi tantangan yang cukup sulit," papar Anniesa.

Namun hal tersebut mampu ditampik oleh Anniesa. Pasalnya karya-karya busna hijab yang bertajuk “Drama” berhasil diterima pencinta fashion global khususnya hijab, dan hijab pun menjadi identitas seorang Anniesa di ranah fashion Amerika.

"Tidak menyangka bisa tersebar dimana-mana, bahwa satu penampilan dariku ini menjadi identitasku. Bangga dan senang bisa menyumbang satu karya untuk modest fashion. Responnya bagus, jadi viral, benar-benar senang rasanya," katanya.

Saat ini, Anniesa disebut-sebut menjadi salah satu desainer yang berpengaruh dalam jagad fashion Muslim internasional. “Saya lebih melihatnya sebagai pemacu untuk terus berkarya lebih baik lagi. Karena di balik gelar atau nama yang besar, tersimpan tanggung jawab yang besar pula. Ia juga tidak pernah membayangkan pengaruhnya dalam perkembangan mode hijab akan semasiv seperti sekarang,” ujar Anniesa.

Kendati demikian, dalam mencapai kesuksesan seperti sekarang, bukannya tanpa melewati kendala. Dirinya juga pernah mengalami jatuh-bangun secara mental karena karyanya sempat dikritik banyak kalangan. Kritikan demi kritikan datang kepadanya di awal-awal kariernya pada 2015. Bahkan ia mengaku sempat merasa terpuruk.

Dia mengaku pernah sampai mau menyerah karena kritik justru datang dari teman terdekat dan diwarnai juga pro dan kontra. “Akhirnya aku bisa mengatasinya, rasa terpuruk itu aku lawan dan hasilnya semua berbalik memberikan support. Mendapatkan ucapan selamat dari mereka sudah cukup bagiku," kata Anniesa.

Di akhir sesi diskusi panel, Anniesa memberikan tips bahwa kepercayaan diri adalah salah satu kunci utama untuk seseorang meraih sukses. Kedua, adalah menjadi diri sendiri.

"Kuncinya percaya diri dengan segala kemampuan yang dipunya, agar bisa bermanfaar dan menginspirasi. Jadi diri sendiri, percaya diri, karena tanpa itu kamu tidak akan pernah berani memulainya," imbuhnya. (nat/dbs)

Baca juga:

Inilah Tema Busana Muslim Karya Anniesa Hasibuan di Ajang 'New York Fashion Week 2017'


Back to Top