Pendaftaran MAN Insan Cendekia Banjir Peminat, Ini Kata Direktur K3S Kemenag

gomuslim.co.id- Sekolah setingkat SMA berasrama atau dikenal dengan Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) merupakan binaan unggulan dari Kementerian Agama (Kemenag RI). Pemberian beasiswa penuh kepada semua siswanya membuat madrasah yang didirikan oleh mantan Presiden RI ketiga, BJ Habibie ini sejak tahun 2010 itu menjadi salah satu tujuan sekolah favorit.

Sejak dibuka pada tanggal 1 Februari 2017 lalu, peserta Seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia sangat membludak. Tercatat sampai hari ini, sudah ada 2.900 yang mendaftar secara online. Tingginya peminat calon siswa baru ini menjadi bukti bahwa MAN IC mendapat kepercayaan di masyarakat.

Angka ini diperkirakan akan terus bertambah mengingat masa PPDB akan berlangsung hingga 4 Maret 2017 mendatang. Peserta PPDB ini nantinya akan diseleksi untuk mendapatkan peserta terbaik berdasarkan kuota yang tersedia.

Pada tahun 2017, Ditjen Pendidikan Islam akan menerima 1.916 siswa/i yang akan ditempatkan di 20 MAN Insan Cendekia se-Indonesia. Test tertulis rencananya dilaksanakan pada 18 Maret 2017, dan hasilnya dimumkan pada 10 April 2017.

Meski banyak peminat, Direktur Kurikulum, Kelembagaan, Kesiswaan, dan Sarana Prasarana (K3S) M. Nur Kholis Setiawan mengingatkan agar civitas pendidikan MAN IC dapat mempertahankan mutu dan kualitas pembelajaran. Apalagi MAN IC selama ini mempunyai rekam jejak sebagai madrasah unggul dengan sistem asrama (boarding school) dan telah mendapatkan tempat tersendiri di masyarakat.

"Siapapun yang terlibat mengurusi MAN IC tidak boleh main-main dengan urusan mutu. Karenanya, sejak penerimaan peserta didik baru, (hal itu) harus menjadi tekad dan komitmen bersama," tutur M Nur Kholis dalam Evaluasi Persiapan PPDB Nasional, Selasa, (21/02/2017) di Kantor Kementerian Agama, Jakarta kemarin.

Menurutnya, kehadiran MAN IC di nusantara diharapkan menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat terhadap layanan pendidikan yang berkualitas. Hal itu antara lain ditandai dengan iklim pembelajaran yang baik, peserta didik yang berkarakter dan berprestasi, para pendidik komitm pada pendidikan, serta dukungan masyarakat yang kuat.

Gayung bersambut, harapan Guru Besar UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini diamini oleh 17 Kepala MAN IC yang hadir dalam rapat tersebut. Mereka semua bersepakat bahwa kualitas menjadi harga mati yang harus dijunjung tinggi sekaligus komitmen bersama dalam penyelenggaraan MAN IC.

Kasubdit Kesiswaan yang juga Ketua Pendidikan Menengah Universal (PMU) MAN IC, Abdullah Faqih mengatakan, pelaksanaan PPDB MAN IC didesain agar mampu menjaring peserta didik unggul. Oleh karenaya, persiapan teknis benar-benar dipersiapkan seperti mempermudah pendaftaran secara online, sosialisasi yang menyeluruh, penyiapan instrument test dan pengawas dan kepanitiaan yang professional.

Pertemuan 17 Kepala MAN IC ini berlangsung hangat. Hadir juga dalam kesempatan ini, Sekretaris PMU MAN IC Suwardi, dan Wakil Sekretaris PMU MAN IC Ruchman Basori.

Adapun 17 kepala madrasah yang hadir berasal dari adalah MAN IC Serpong Tangerang Selatan, Gorontalo, Jambi, Aceh Timur, Aceh, Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan, Siak Riau, Paser Kalimantan Timur, Kota Pekalongan, Bangka Tengah Kepulauan Bangka Belitung, Padang Pariaman Sumatera Barat, Bengkulu Tengah Bengkulu, Kota Batam Kepulauan Riau, Tanah Laut Kalimantan Selatan, Sambas Kalimantan Barat, Kota Kendari Sulawesi Tenggara, Kota Palu Sulawesi Tengah, dan MAN IC Sorong Papua Barat.

Selain itu, mulai tahun ini juga telah beroperasi tiga MAN IC lagi, yaitu: MAN IC Tapanuli Selatan Sumatera Utara, MAN IC Lombok Timur NTB, dan MAN IC Halmahera Barat Maluku Utara. (njs/kemenag/dbs)


Back to Top