Indonesia Kenalkan Wisata Halal, Borobudur, dan Joglosemar di Ajang 'Thai International Travel Fair' 2017

gomuslim.co.id- Salah satu destinasi prioritas Kementerian Pariwisata (Kemenpar) adalah memperkenalkan 25 agenda wisata 2017. Borobudur, destinasi Joglosemar (Jogjakarta, Solo, Semarang) dan wisata hala menjadi jawara Indonesia di ajang pameran Thai International Travel Fair (TITF) 2017 yang berlangsung 15 sampai 19 Februari di Queen Sirikit National Convention Center (QSNCC), Bangkok, Thailand.

Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Tenggara Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Rizki Handayani didampingi Asisten Manajer Promosi PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko, Ikhsan Tarima memaparkan, 25 event tersebut adalah Tawur Agung Prambanan (27 Maret), Ratu Boko Yoga dan Meditation Day (9 April), Lomba Cipta Kreasi Tari Borobudur (11-12 April), Mandiri Jogja International Marathon (23 April), Borobudur International Conference (6-7 Mei), Borobudur Photo Contest (1-30 Mei), Waisak and Borobudur(11 Mei), Prambanan Music, Art and Culture (20 Mei).

Selain itu, ada juga Prambanan International Yoga Day (3 Juni),Borobudur Legoland Festival (15-30 Juni), Sounds of Borobudur Cultural and Music Camp (14-16 Juli), Mahakarya Borobudur Hair Style and Fashion (22 Juli), Borobudur International Festival (28-30 Juli), Prambanan Culinary Festival (12-13 Agustus), Prambanan Jazz (19-20 Agustus), Festival Tari Keraton Nusantara (20-21 Agustus), Ratu Boko Festival (22-24 September).

Selain itu, Borobudur and Prambanan Water Color Heritage Exhibition (25 September), Festival Gamelan Nusantara and Langen Cerita (6 Oktober), Gowes Bike Tour (28 Oktober), Borobudur Music Performance (28 Oktober), Hari Raya Kebudayaan Borobudur (17-18 Oktober), Jogja International Heritage Walk (18-19 November), BorobudurInternational 10K (26 November), dan New Years Borobudur Nite (31 Desember).

”Kami mengucapkan terima kasih kepada Kemenpar. Kami akan berusaha terus berkoordinasi dengan tour travel yang melayani wisatawan Thailand menuju ke Joglosemar agar mereka mau hadir ke acara-acara kami,” kata Ikhsan.

Lebih lanjut, Ikhsan mengatakan pada tahun 2016, Borobudur berhasil mendatangkan sebanyak 2 juta wisman dan wisatawan nusantara (wisnus).

”Kita ingin di 2017 ini terus bertambah dan semakin banyak lagi wisatawan Thailand yang datang ke destinasi kami,” harapnya.

Menurut Rizki, ketiga kawasan tersebut juga sedang disiapkan untuk menjaring wisman asal Timur Tengah yang memiliki pengeluaran paling tinggi dan lama tinggal paling lama. Terhitung jumlah outbound Timur Tengah juga sekitar 120 juta orang setiap tahunnya. Dan di Kawasan Asia Tenggara, yang terbesar justru di Thailand dan disusul Malaysia.

Halal tourism itu tidak terkait langsung dengan agama, tetapi lebih ke servis dan gaya hidup. Sudah menjadi gaya hidup di banyak negara untuk mengonsumsi makanan halal. Thailand itu tidak banyak Muslim, tetapi mereka menerapkan standar pelayanan internasional yang bagus dan nyaman, sehingga wisman dari Timur Tengah pun merasa nyaman,” papar Rizki.

Sedangkan, di Indonesia yang memiliki mayoritas penduduk Muslim, tempat ibadah masjid ada di mana-mana, makanan hampir pasti 100 persen halal. Tidak perlu diragukan, proses memasaknya juga sudah 100 persen halal dan itu juga tersedia banyak di destinasi Borobudur dan Joglosemar. (nat/dbs)


Back to Top