Kenalkan Islam di Lingkungan Kampus, Universitas di Australia Ini Gelar Ajang 'Hijab Experience'

gomuslim.co.id- Adanya  kekhawatiran Islamphobia di Amerika kepada umat Muslim menjadi efek domino bagi beberapa negara khususnya di kalangan Barat. Untuk meredam permasalahan tersebut umat Muslim terus berupaya membuat aksi yang menunjukan Islam yang sebenarnya.

Salah satu sekolah Griffith University Muslim Students Association (GUMSA) di Australia menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Hijab Experience: Give It a Try”.

Presiden GUMSA, M. Luthfi Hamidi mengaku hal tersebut menjadi bagian dari dakwah agar non-Muslim di Australia ini bisa merasakan sendiri kedekatan dengan para Muslimah. Sekaligus memberikan kesempatan dan memenuhi rasa ingin tahu mereka, bagaimana bila mereka sendiri yang berhijab.

“Penyelenggaraan acara ini mengikuti kegiatan Market Day, minggu pertama pengenalan kampus Griffith University, di kampus Nathan, Brisbane, Australia,” ujar Hamidi Selasa, (20/02/2017).

Selain itu, acara  dipandu oleh Sabrina Islam (mahasiswa PhD School Humanities), Safa Riaz (mahasiswa PhD School of Business), dan Mumta Hena Mustary (mahasiswa PhD School of Natural Science). “Saya tidak mengira, pengunjung sangat antusias dan sabar mengantre, padahal cuacanya agak panas,” tukas Sabrina.

Sambung Sabrina, banyak di antara mereka yang memberikan komentar positif dan senang. Lebih penting lagi, mereka banyak yang kemudian paham, berhijab adalah masalah pilihan, bukan penindasan kepada wanita.

Caitlin Samson, salah seorang peserta mengaku mendapat pengalaman baru. “Banyak penitinya, tapi ternyata nyaman,” ujarnya sambil meminta teman-temannya yang lain untuk ber-selfie.

Tak hanya Sabrina salah seorang peserta lain Lisa Mane Pithcer juga mengungkapkan rasa senangnya. “Tambah cantik dan berkelas,” papar Pithcer.

GUMSA adalah organisasi di lingkungan Universitas Griffith yang memasilitasi mahasiswa Muslim menjalanakan shalat lima waktu dan kegiatan keagamaan lainnya. Di antara program yang pernah dilakukan adalah Understanding Islam Competition. Para mahasiswa non-Muslim diundang untuk menjawab berbagai pertanyaan dasar tentang Islam, di mana masing-masing sudah diberikan buku panduan tentang Islam.

Tujuan utama berdirinya GUMSA untuk memfasilitasi siswa Muslim dalam melakukan doa ritual rutin dan kegiatan. Selain itu, GUMSA juga sama memberikan penting untuk membawa citra yang lebih positif tentang Islam kepada non-Muslim di kampus dengan mengadakan kegiatan. Hal ini akan membantu untuk menciptakan harmoni antara kelas yang berbeda, ras, kelompok dalam masyarakat.

Saat ini sekitar 2,2 persen populasi Australian adalah Muslim, menurut Sensus 2011. Menurut perkiraan, jumlah mereka akan berkisar 1,5 juta jiwa dalam 30 tahun mendatang. 

Menjadi komunitas yang ditetapkan berdasarkan identitas keagamaan, masyarakat Muslim Australia merupakan masyarakat yang paling beragam secara etnis atau secara ras, dengan anggota dari berbagai latar belakang etnis dan ras. Dengan demikian, bagian-bagian berbeda di dalam komunitas Muslim Australia juga dapat mendukung identitas tambahan, terbebas dari identitas Muslim mereka, sering berhubungan dengan teman non-Muslim, di Australia maupun luar negeri. (nat/dbs)

 


Back to Top