Pesepak Bola Jebolan Liga Santri Nusantara Jadi Pantauan Pelatih Timnas U19

gomuslim.co.id- Kiprah santri tidak hanya bagus saat mengaji tetapi juga dalam hal lainnya seperti olahraga sepakbola. Buktinya banyak santri yang berprestasi di bidang olahraga paling populer di Indonesia. Tahun lalu, Kemenpora menggelar Liga Santri Nusantara (LSN). Dari kompetisi ini, lahir bakat-bakat muda yang ternyata tidak kalah hebat dari anak muda pada umumnya.

Baru-baru ini, Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19 asuhan Indra Sjafri mendapatkan alternatif tambahan pemain jebolan Liga Santri Nusantara (LSN) 2016 lalu. Pihak pengelola LSN 2016 telah menyetorkan 24 dari 70 pemain pilihan yang dianggap terbaik ke Timnas U19 untuk dijadikan pertimbangan bagi Indra Sjafri selaku pelatih.

Hal demikian disampaikan Manajer Kompetisi LSN, Mohamad Kusnaeni alias Bung Kus di Lapangan Sekolah Pelita Harapan, Karawaci, Tangerang, beberapa waktu lalu. “Kami sekadar mencoba membantu coach Indra Sjafri dengan data pemain yang selama ini mungkin belum sempat dia pantau. Soal nanti dipanggil atau tidak (ke Timnas Indonesia U19), itu wewenang coach Indra Sjafri,” ujar dia.

Pria yang juga dikenal sebagai komentator pertandingan di televisi ini mengungkapkan bahwa Indra Sjafri sendiri membuka peluang dari pemain manapun untuk memperkuat Timnas Indonesia U19 sejauh itu berkualitas. Selain sesekali melakukan blusukan, Indra Sjafri juga meminta bantuan dari Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI di daerah atau dari pihak-pihak lainnya, seperti LSN.

“Saya berpikir bahwa Asprov PSSI perlu diberdayakan. Kita sudah berkirim surat ke semua Asprov PSSI, nanti kalau memang setelah ini masih ada saya masih akan melakukan pencarian pemain. Prinsipnya, semua anak bangsa berhak dan punya kesempatan bermain untuk Timnas Indonesia U19. Jadi data hasil talent scouting ini tentu sangat membantu saya,” papar Indra.

Sebelumnya, Kusnaeni menuturkan bahwa mantan pelatih Bali United itu bakal mempertahankan strateginya dalam menemukan pemain terbaik di seantero negeri. Pelatih timnas U-19 tersebut, kata dia, akan memantau semua kompetisi kelompok umur, termasuk Liga Santri Nusantara 2016.

Kusnaeni sendiri turut memantau latihan skuat timnas U-23. Dia sengaja menemui Indra untuk menyampaikan data hasil talent scouting pemain-pemain berbakat di LSN 2016. Dari ribuan pemain, ada 24 nama yang diserahkan ke Indra untuk diseleksi.

Sementara itu, pada 2016, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengatakan Kemenpora bersama Kementerian Desa telah membangun 346 lapangan baru di seluruh Indonesia. "Tahun ini kami akan bangun lagi seribu lapangan dan juga kembali menggulirkan Liga Santri, Liga Mahasiswa, dan Gala Desa di 34 provinsi," ujar Imam.

Imam menuturkan sepak bola mempunyai napas yang sama dengan visi Jokowi untuk mempercepat pemerataan pembangunan. "Karena itu, Liga Desa dan Liga Santri merupakan prioritas. Dengan membangun dari daerah, akan banyak bibit-bibit muda yang lahir," tambahnya. (njs/dbs)


Back to Top