Salurkan Pembiayaan Jalan Tol, BNI Syariah Kolaborasi Bareng Induk

gomuslim.co.id- Bank syariah di Indonesia terus berupaya memperluas pangsanya di berbagai wilayah. Beragam kerja sama pun dilakukan yang salah satunya dengan menyalurkan pembiayaan dan investasi. Baru-baru ini, Bank BNI Syariah melakukan pembiayaan sindikasi dengan induk perusahaan PT Bank BNI (Persero) Tbk untuk mendanai proyek infrastruktur.

Adapun pembiayaan sindikasi tersebut senilai Rp 816 miliar disalurkan untuk pembebasan lahan pembangunan jalan tol Manado menuju Bitung, Sulawesi Utara. BNI Syariah dan perusahaan induknya telah menandatangani kerja sama dengan PT Jasamarga Manado Bitung di kantor pusat BNI, beberapa waktu lalu.

SEVP Bisnis Komersial dan Menengah BNI Syariah Dhias Widhiyati bersyukur karena BNI Syariah dapat ikut berpartisipasi dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia. "Pembiayaan bersama ini sebagai bentuk mendukung program pemerintah dalam pelaksanaan percepatan pembangunan infrastruktur di Indonesia," kata Dhias.

Lebih lanjut, Dhias menuturkan bahwa proyek jalan tol Manado-Bitung dirancang sepanjang 39 kilometer. Ruas tol ini, kata dia, merupakan ruas alternatif yang diharapkan dapat mempersingkat waktu tempuh Manado-Bitung.

Dhias menjelaskan pembangunan tol tersebut telah dimulai sejak September 2015 dan ditargetkan selesai 2019. Namun, sampai saat ini pembangunan jalan tol tersebut masih terkendala pembebasan lahan. Salah satunya disebabkan terbatasnya pendanaan. "Pembiayaan oleh BNI dan BNI Syariah diharapkan dapat mempercepat proses pembebasan lahan," katanya.

Dari total pembiayaan sindikasi sebesar Rp 816 miliar, BNI sebagai perusahaan induk berkontribusi sebesar Rp 666 miliar. Sedangkan BNI Syariah menyumbang pembiayaan Rp 150 miliar. Dhias mengatakan, BNI Syariah menggunakan akad kafalah bil ujroh dalam pembiayaan tersebut.

Menurut Dhias, kerja sama dengan skema sindikasi ini diharapkan dapat terus dilakukan antara Bank BNI dengan BNI Syariah dalam proyek infrastruktur. "Dengan adanya percepatan pembangunan infrastruktur diharapkan dapat menggerakkan pertumbuhan ekonomi dan memudahkan akses mobilisasi masyarakat sekitar,” ungkapnya.

Terkait hal sama, Direktur Utama BNI Syariah Imam Teguh Saptono sebelumnya mengatakan BNI Syariah berkomitmen menyalurkan pembiayaan infrastruktur untuk meningkatkan pembiayaan di segmen komersial. Strategi pembiayaan infrastruktur dilakukan dengan berkolaborasi bersama induk perusahaan melalui model value chain. "Induk masuk dulu ke porsi yang besar, setelah itu kita ikut di supplier-nya atau supply chain yang di bawahnya," paparnya.

Pada kesempatan berbeda, BNI Syariah menyabet penghargaan Top Brand 2017 untuk kategori bank syariah. Penghargaan ini sebagai apresiasi kepada institusi dan korporasi yang memiliki merek terbaik, Majalah Marketing menyelenggarakan Top Brand Award 2017.

Corporate Secretary BNI Syariah, Endang Rosawati mengungkapkan penghargaan tersebut merupakan kedua kalinya diraih perseroan. “Alhamdulillah, berkat kepercayaan berbagai stakeholder tahun ini, BNI Syariah kembali mendapatkan Top Brand Award kategori sharia bank di mana tahun sebelumnya meraih penghargaan yang sama kategori produk griya dan tabungan,” kata dia di Jakarta.

Endang mengatakan capaian tersebut menjadi semangat untuk melayani masyarakat dengan inovasi-inovasi BNI Syariah. “Salah satunya dengan mengedepankan inovasi-inovasi yang memudahkan masyarakat bergaya hidup islami dengan konsep Hasanah Lifestyle Banking, yaitu kemudahan bagi nasabah untuk mewujudkan gaya hidup yang berorientasi kepada kebaikan bagi diri sendiri, keluarga, dan sesama,” ujarnya.

Sekadar informasi, Top Brand ini adalah penghargaan yang diberikan kepada merek-merek yang meraih posisi puncak dengan berbagai pendekatan, di antaranya top of mind (merek yang pertama kali disebut oleh responden ketika kategori produk disebutkan), last used (merek yang terakhir kali digunakan oleh responden), dan future intention (merek yang ingin digunakan pada masa datang). Survei ini dilakukan kepada 14 ribu responden yang tersebar di 15 kota besar di Indonesia. (njs/dbs)


Back to Top