Wisata Halal Pantai Mandalika Jadi Target Investasi Raja Salman

gomuslim.co.id- Kehadiran Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud ke Indonesia dengan misi kenegaraan dan liburan membawa peluang besar investasi di bidang pariwisata. Pemerintah Indonesia berharap agar rencana Raja Salman berlibur ke kawasan wisata Mandalika di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) terwujud. Melalui kunjungan itu, diharapkan bisa membuka peluang investasi perusahaan Arab Saudi di kawasan tersebut.

Ketua Kelompok Kerja Percepatan 10 Destinasi Prioritas Hiramsyah S. Thaib optimis rombongan Raja Salman akan tergiur untuk menginvestasikan uangnya di pulau yang selama dua tahun berturut-turut mendapat predikat destinasi Wisata Halal Favorit tersebut.

“Selain melihat langsung destinasi wisata Mandalika, akan ada pertemuan bisnis antara Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) dengan pihak delegasi Arab Saudi terkait pariwisata,” pungkas Hiramsyah.

Kedatangan Raja Salman ke Bali pada pekan ini harus jadi penyemangat buat Lombok, supaya jadi destinasi yang sama dengan Bali, baik infrastruktur dan keamanannya. Lebih lanjut Hiramsyah mengatakan Lombok baru akan memiliki hotel bintang lima setelah kawasan Mandalika rampung. Karena hotel-hotel yang akan dibangun di sana memang hotel berkelas dunia.

“Kabar dari Kementerian Luar Negeri, ada permintaan penjadwalan untuk meninjau Lombok sebagai wisata halal telah disetujui kerajaan Arab Saudi," ujarnya.

Di lain pihak Kepala Dinas Pariwisata NTB Lalu Muhammad Faozal menambahkan, pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, di Lombok Tengah, sedang dikebut pemerintah. Selain itu pemerintah telah memberikan kepastian sekaligus memberikan daya tarik bagi penanam modal melalui penetapan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 96 Tahun 2015 tentang Fasilitas dan Kemudahan di KEK dan Perpres Nomor 3 Tahun 2015 tentang Proyek Strategis Nasional.

“Dalam waktu dekat, Lombok akan memilik Bandara International yang akan dapat didarati pesawat-pesawat besar. Pengembangan bandara juga akan dilanjutkan dengan perpanjangan landas pacu dari 2750 meter menjadi 3 ribu meter. Sehingga bandara tersebut mampu melayani penerbangan jarak jauh (long haul),” papar Faozal.

Sementara itu pada tahun 2017, BIL akan dilengkapi dengan dua apron baru untuk pesawat berbadan lebar (widebody) sekelas Boeing 777 atau Airbus 330. Artinya BIL akan mampu  menampung 10 apron pesawat berbadan sedang (narrow body) dan 2 apron untuk berbadan lebar. Kemudian infrastruktur penunjang keamanan dan keselamatan juga sedang digeber.

Kawasan Mandalika akan dipasangi kamera Closed Circuit Television (CCTV) di beberapa titik yang beroperasi 24 jam. Dan untuk keselamatan, yang disediakan berstandar global bekerjasama dengan Direktorat Polisi Air Polda NTB untuk membentuk satuan Life Guard.

Berdasarkan data Kementerian Pariwisata, peningkatan kunjungan wisatawan dari Timur Tengah pada 2015 sekitar 39 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2016, sudah tercapai 2 juta wisatawan Timur Tengah yang berkunjung ke Indonesia. Angka ini diprediksi akan bertambah menjadi 4 juta wisatawan pada 2018. Turis dari Timur Tengah ini datang dari Arab Saudi, Dubai, Qatar, dan Abu Dhabi. (nat/dbs)


Back to Top