KNKS Segera Beroperasi, Indonesia Akan Miliki Unit Pendidikan Ekonomi Syariah

gomuslim.co.id- Untuk mewujudkan lembaga pengkajian kebijakan pengembangan industri keuangan syariah dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) di Indonesia. Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) akan segera beroperasi dengan fokus mendorong SDM keuangan syariah dan membentuk unit khusus pendidikan ekonomi syariah.

Staf Ahli Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Bidang Pembangunan Pungky Sumadi mengatakan, dalam struktur KNKS nantinya akan ada direktur yang fokus pada pengembangan produk bidang hukum, edukasi, advokasi dan lainnya. Di bagian pendidikan dan penelitian ini akan melihat kualitas pendidikan ekonomi syariah di perguruan tinggi.

“Akan dilihat kualitasnya apakah kurikulum sesuai standar internasional, pengajarnya mumpuni, bahan ajarnya ada, atau dana cukup untuk riset dan pengembangan akademisnya,” ujar Pungky di sela-sela Seminar Sharia Economics Days “Scaling Up Islamic Economics Role as A Breakthrough In Actualizing Inclusive Economic and Social Growth” di Auditorium Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Senin (27/02).

Lebih lanjut, Pungky membahas bahwa KNKS akan turut menggarap pengembangan SDM karena hal tersebut tak terlepas demi memajukan industri keuangan syariah tanah air. Untuk itu, pihaknya akan bersinergi untuk melakukan standarisasi kurikulum ekonomi syariah dan fokus meningkatkan kualitas SDM keuangan syariah.

“Lulusan ekonomi syariah ada yang tidak bisa langsung diterima di pasar. Mereka bilang kualitasnya tidak sebagus konvensional. Hal seperti ini yang menurut kami harus dibenahi,” katanya.

Tambahnya, hal ini menjadi tanggungjawab Bappenas untuk mengembangkan pendidikan ekonomi syariah. Jika ini tidak bisa diterapkan, kebutuhan lulusan ekonomi syariah akan bisa terjawab.

Kemudian diharapkan untuk kedepannya, KNKS pun berencana akan membentuk unit pendidikan ekonomi syariah. “Ada 128 perguruan tinggi yang mengajarkan keuangan Islam tapi lulusannya dianggap kelas dua sehingga sulit diterima di lembaga keuangan syariah,” harap Pungky.

Jika KNKS berdiri akan ada unit khusus pendidikan. Pihaknya akan pilih satu fakultas di satu pulau untuk memiliki standar pendidikan ekonomi syariah nasional. Dirinya mengemukakan, tidak seluruh perguruan tinggi akan diperbaiki kualitasnya. Pemilihan perguruan tinggi pun akan dilakukan per pulau.

“Kalau per provinsi akan terlalu banyak dan kesiapan universitas setiap provinsi tidak cukup kuat. Kami ambil strategi, misalnya di Sumatra, perguruan tinggi mana yang kuat di ekonomi syariah,” imbuhnya.

Kemudian akan ada pemetaan terlebih dahulu. Ia menambahkan, kemungkinan fokus pengembangan pun akan dilakukan di luar Jawa. Pihaknya akan perdalam lagi bagaimana pemetaan lulusannya banyak diterima atau tidak. Kalau bagus pihaknya akan memindahkan ke universitas lain. Sementara jika di universitas lain ternyata tidak bagus, disebabkan oleh kurangnya tenaga pengajar atau jurnal ilmiah yang tidak memadai maka pihaknya akan menambah. (nat/dbs)

 


Back to Top