Kini Kota Seattle AS Terbuka untuk Warga Muslim

gomuslim.co.id- Dalam pidato tahunannya Wali Kota Seattle, Ed Murray, mengatakan setiap komunitas Muslim diterima dengan tangan terbuka di seluruh wilayah Seattle. Tidak seperti pidato tahunan sebelumnya, yang digelar di City Hall Seattle, Murray memilih berpidato di kompleks Masjid Idriss, pekan lalu.

Masjid Idriss merupakan salah satu masjid tertua yang terletak di sisi barat Sungai Mississipi, tepatnya di bagian Seattle Utara.

Dalam pidatonya, Murray sempat melontarkan kritik terhadap kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) terkait larangan masuknya imigran atau warga asal tujuh negara mayoritas Muslim.

Dia mengatakan kebijakan tersebut justru akan meningkatkan Islamofobia di AS. Kebijakan ini juga tidak berbeda dengan kebijakan diskriminasi yang pernah diterapkan di AS, termasuk UU Pemisahan warga Cina pada 1882.

Kehadirannya di Masjid Idriss merupakan bentuk dukungan dan solidaritas terhadap komunitas Muslim di AS. ''Kami disini, karena kami adalah kota yang terbuka. Kami berdiri bersama dan memiliki solidaritas dengan tetangga kami yang Muslim,'' tutur Murray seperti dilansir dari publikasi Middle East Eye.

Pihaknya memperkirakan selama lima tahun mendatang atau selama masa pemerintahan yang baru, nilai-nilai keterbukaan yang selama ini dianut masyarakat Amerika Serikat akan mendapatkan ujian berat. Namun, Murray memastikan, warga Seattle akan terus membangun komunitas yang ada di masyarakat.

''Berbeda dengan politik polarisasi yang dilakukan presiden AS, warga Seattle justru membangun komunitas. Kami membuka tangan kami dan membuka hati kami,'' imbuh Murray.

Berlangsungnya pidato tahunan Murray, sengaja dilakukan di masjid. Hal ini diharapkan untuk mengurangi atau sebagai upaya memerangi aksi-aksi kejahatan kebencian serta Islamophobia di Seattle. Sebelumnya, pada awal tahun ini, setidaknya ada tiga kasus serangan berbasis kebencian yang terjadi di Seattle. Bahkan, dua masjid di Seattle dilaporkan menjadi sasaran vandalisme oleh sekelompok orang.

Sebelumnya, kantor Asosiasi Muslim Puget Sound (MAPS), yang berada di Redmond, wilayah pinggiran Seattle bagian timur, telah diserang dua kali. Serangan pertama terjadi pada November 2016, sedangkan serangan kedua terjadi pada Desember 2016.

Untuk diketahui, Seattle adalah kota terbesar di wilayah Timur Laut Pasifik Amerika Serikat, terletak di negara bagian Washington antara Puget Sound dan Danau Washington, sekitar 180 km di sebelah selatan perbatasan Amerika Serikat-Kanada.

Seattle juga sering dikenal sebagai 'Kota Hujan', meski julukan resminya adalah 'Kota Zamrud'. Seattle juga dikenal mempunyai reputasi akan konsumsi kopinya yang tinggi. Jaringan kedai kopi Starbucks berasal dari sini. Selain itu, perusahaan besar lainnya, misalnya Microsoft , Nordstorm, dan perusaahan pesawat Boeing juga bermarkas di Seattle Raya. (nat/dbs)

 

 


Back to Top