Pemerintah Kembali Tawarkan Produk Sukuk Ritel di Bank Syariah

gomuslim.co.id- Penawaran Sukuk Ritel bagi masyarakat Indonesia kembali ditawarkan oleh Pemerintah Indonesia. Penawaran Sukuk Ritel SR009 sudah dimulai hari Senin 27 Februari sampai 17 Maret mendatang.

Instrumen Sukuk Ritel kali ini menawarkan imbal hasil yang ditetapkan sebesar 6,9% per tahun secara fixed bagi masyarakat luas di tanah air. Ada sebanyak 22 Agen Penjual Sukuk Ritel yang telah ditunjuk oleh Pemerintah untuk memasarkan instrument keuangan syariah ini.

Diantara 22 agen penjual tersebut, tercatat ada 3 bank syariah yang memasarkan Sukuk Ritel yaitu Bank Syariah Mandiri, Bank Muamalat, dan BRI Syariah. Namun demikian selain ketiga bank syariah di atas, ada juga bank syariah yang turut memasarkan Sukuk Ritel yaitu BNI Syariah, yang dalam hal ini menjadi sub agen penjual Sukuk Ritel dari perusahaan induknya, yaitu Bank BNI.

Direktur Distribution and Services BSM, Edwin Dwidjajanto, menjelaskan setiap tahunnya tren investor yang membeli Sukuk Negara Ritel di BSM mengalami peningkatan. Hal tersebut dikarenakan investasi ini memang cukup menarik bagi masyarakat luas.

“Instrument investasi jenis ini mudah prosesnya, terjangkau, berprospek bagus dan sangat aman karena dijamin oleh Pemerintah,” pungkas Edwin.

Menurut Erwin BSM sendiri akan membidik investor Sukuk Ritel dari kalangan ibu rumah tangga dan pegawai swasta. “Berdasarkan data historis, mayoritas investor Sukuk Ritel di BSM adalah ibu rumah tangga dan pegawai swasta,” katanya.

Pihaknya telah menyiapkan strategi pemasaran tersendiri dalam mengoptimalkan segmen pasar yang dibidik tersebut. “Kami telah memetakan customer base potensial dan melakukan sosialisasi internal eksternal di berbagai media sebagai strategi pemasaran SR-009,” sambungnya.

Sementara itu, BNI Syariah juga menyatakan mendukung program pemerintah dalam penjualan Sukuk Negara Ritel SR-009 ini. BNI Syariah adalah sebagai sub agen penjual bersama dengan induk BNI yang telah ditunjuk pemerintah melalui Kementerian Keuangan sebagai Agen Penjual.

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan BNI Syariah, Endang Rosawati, target pemasaran Sukuk Ritel BNI Syariah adalah ditujukan pada nasabah ritel mereka. “Target penjualan terutama nasabah ritel BNI Syariah dari berbagai profesi, baik pegawai swasta, pengusaha sampai dengan mahasiswa,” ujar Endang.

Dua bank syariah lainnya, yaitu Bank Muamalat, dan BRI Syariah juga mulai aktif memasarkan instrumen investasi Sukuk Ritel semenjak 27 Februari lalu.

Berikut tata cara pembelian Sukuk Ritel ini di bank-bank syariah; Datangi bank syariah Agen Penjual Sukuk Ritel seri SR-009 dengan membawa KTP. Kemudian, buka rekening dana bank umum dan rekening surat berharga (bila belum memiliki rekening), mengisi dan menandatangani formulir pemesanan, dan menyediakan dana pembelian.

Selanjutnya, formulir pemesanan yang telah ditandatangani adalah, fotocopy KTP, dan bukti setor diserahkan kepada Agen Penjual. Berikutnya, menunggu hasil penjatahan Sukuk Ritel seri SR-009 oleh Pemerintah pada 20 Maret 2017. Dalam hal ini tidak ada penjatahan, investor akan menerima pengembalian dana dari Agen Penjual. Sementara, jika mendapat penjatahan, investor akan menerima konfirmasi kepemilikan Sukuk Ritel seri SR-009 dari Agen Penjual. (nat/dbs)

 


Back to Top