Hijaber Ini Tebar Misi Dakwah Islam dalam Kiprahnya di Dunia Film AS

gomuslim.co.id- Beberapa tahun terakhir, hijabers dunia mulai muncul ke publik. Sebut saja atlet anggar pertama yang berhijab di Olimpiade Rio 2016 lalu, Ibtihaj Muhammad yang menunjukkan prestasinya sebagai seorang muslimah. Karena itu, kini hijab makin mendunia, begitu juga dengan kiprah para hijaber di berbagai bidang. Salah satu yang baru-baru ini terkenal di dunia film adalah Iman Zawahry.

Dia adalah seorang perempuan yang konsen di dunia pembuatan film dan berhijab. Tidak hanya seorang pembuat film, dia juga seorang profesor perguruan tinggi, instruktur zumba, full-time mom, istri, dan anak, yang mencoba untuk memecah semua stereotip tentang hijab dan Islam yang ada di lingkungannya selama ini

Mengemban misi dakwah, yaitu menyampaikan dan mengoreksi tentang Islam kepada masyarakat, Iman juga sering membuat film dengan tema-tema kritis bekerja sama dengan penulis dan aktor Aizzah Fatima. Zawahry menyatakan bahwa di dunia yang sempurna, dia ingin seperti Tom Hanks untuk memproduksi film.

Film karyanya pernah memenangkan Student Emmy Award dan menjadi finalis untuk Cuts NBC Comedy. Filmnya yang berjudul Undercover juga menang di ajang bergengsi Princess Grace Award.

Selain itu, Zawahry baru-baru ini berbicara di Washington Post, di mana mereka membahas Aksi Donasi Muslim Amerika Storyteller atau American Muslim Storyteller Grant (ASG). Iman berbicara tentang xenophobia di Amerika dan Hollywood, dari sudut pandangnya, menjadi pembuat film Muslim di Amerika Serikat.

Lakukan Aksi Sosial

Kiprahnya di dunia film  tak dapat dipandang sebelah mata. Iman adalah kreator dan juga Direktur dari organisasi ISF National Film Grant (NFG). Dia telah mencoba untuk mengumpulkan uang untuk hibah(donasi)  ini selama bertahun-tahun. Dia menyatakan dalam publikasi Mvslim bahwa sangat sulit untuk mengumpulkan uang untuk aksi sosial ini.

Sebelumnya, aksi sosial ini dilator belakangi oleh Michael Mogensen, seorang pembuat film Yahudi yang  terkejut setelah Presiden Donald Trump menandatangani Executive Order yang melarang umat Islam dari tujuh negara. Karena itu, ia mencari cara untuk mendukung komunitas Muslim di AS dan ketika Michael mengulurkan tangan untuk Dana Beasiswa Islam, dan Muslim Amerika Storyteller Aksi Donasi (ASG) lahir. Hibah ini masih merupakan bagian dari ISF, dan Iman adalah direkturnya.

Sedangkan, organisasi ni secara khusus bertujuan untuk memfasilitasi dan Muslim dukungan memasuki dunia film, yang berniat untuk membuat artistik, menarik, dan cerita positif tentang Islam.

“Sebagai Muslim, kita tumbuh dalam masyarakat di mana satu-satunya cara untuk dianggap berhasil adalah menjadi seorang dokter, pengacara, dan lain-lain.  Iman adalah salah satu orang yang membuka jalan bagi orang lain di generasi kita untuk dianggap serius sebagai pembuat film atau artis.  Jadi mengapa kita, sebagai Muslim, tidak mendukung lebih banyak orang seperti dia? Orang-orang seperti Iman membuat jalan bagi orang lain untuk melihat Muslim sebagai manusia, bukan sebagai barbar atau teroris, “ pungkas penulis Kaya Gravitter menaggapi kiprah Iman Zawahry. (fau/mvslim/dbs)

 


Back to Top