Jepara Jadi Tuan Rumah Musabaqah Qiraatil Kutub ke-6

gomuslim.co.id- Kompetisi tiga tahunan lomba membaca dan memahami isi kandungan kitab kuning tingkat nasional atau Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) akan kembali digelar tahun ini oleh Kementerian Agama yang berlokasi di Jepara, Jawa Tengah.

Ketua Panitia Penyelenggaraan MQK 2017, Ahmad Zayadi mengatakan sebagai tuan rumah, sudah ditetapkan akan diselenggarakan di Pondok Pesantren Raudlatul Mubtadiin di Kabupaten Jepara, Provinsi Jawa Tengah.

Guna mempersiapkan acara Kementerian Agama telah menggelar rapat koordinasi bersama perwakilan dari Pemprov Jawa Tengah serta Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

MQK keenam itu akan diselenggarakan pada September 2017 dengan mengusung tema "Dari Pesantren untuk Penguatan Karakter dan Kepribadian Bangsa”.

"Tema tersebut diharapkan mengingatkan kita terhadap keberadaan pesantren sebagai lembaga pendidikan paling autentik yang lahir dari bumi pertiwi, jauh lebih awal sebelum bangsa ini merdeka," ujarnya.

Kasubdit Pendidikan Diniyah dan Mahad Aly itu juga mengemukakan, MQK adalah kegiatan tiga tahunan yang diselenggarakan oleh Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama. MQK merupakan ajang kompetisi akademik bidang penguasaan ilmu agama (tafaqquh fiddin), sekaligus penguatan tradisi akademik dan kelembagaan pondok pesantren.

Selain itu penyelenggaraan MQK juga menjadi instrumen kelembagaan bagi penguatan empat pilar kebangsaan bagi para santri dan seluruh civitas akademika pondok pesantren sesuai semangat Hari Santri sebagaimana Keputusan Presiden No. 22 Tahun 2015 tentang Hari Santri.

Sejumlah kitab kuning karya ulama Nusantara akan dimusabaqahkan dalam kesempatan MQK keenam itu, di antaranya Kitab Syarah al-luma dan Bayan al-mulamma an alfadzil luma. Kitab lainnya adalah terkait bidang ushul fiqih karya KH Sahal Mahfudz, yakni Kitab Manhaj dzawi an-nadzar serta Syarah Mazhumah al-atsar karya Syaikh Mahfudz Termas. Selain itu, juga ada risalah ahl sunnah wa al-jamaah Hadratusy Syaikh KH Hasyim Asy'ari dan beberapa kitab karya ulama Nusantara lainnnya.

Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) atau lomba baca kitab kuning bukan sebatas lomba untuk memperebutkan juara melainkan harus menjadi penyebaran nilai-nilai ke-Islaman.

Selain itu tujuan diadakannya perlombaan MQK ialah; Pertama, untuk mendorong dan meningkatkan kecintaan para santri kepada kitab-kitab rujukan berbahasa Arab (kutub at-turats), serta meningkatkan kemampuan santri dalam melakukan kajian dan pendalaman ilmu-ilmu agama Islam dari sumber kitab-kitab berbahasa Arab. Kedua, untuk menjalin silaturahim antar pondok pesantren se- Kabupaten Cilacap, dalam rangka terwujudnya persatuan, kesatuan, dan Ukhuwah Islamiyah dikalangan Pondok Pesantren. Ketiga, untuk meningkatkan peran pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam dalam mencetak kader ulama dan tokoh masyarakat di masa depan. (nat/dbs)

 


Back to Top