Tak Hanya Indonesia, Mesir Juga Umumkan Kenaikan 20% Kuota Jemaah Haji 2017

gomuslim.co.id– Perdana Menteri Mesir mengumumkan jatah kuota jemaah haji Mesir dalam sidang bersama Komite Tinggi Mesir pada Kamis (03/03). Mesir mendapatkan jatah kuota dari Kerajaan Arab Saudi sebanyak 78.138 jemaah pada tahun ini. Pada musim haji sebelumnya, Mesir hanya mendapatakn jatah kuota 37.000 jemaah haji saat perluasan Masjidil Haram sejak 2013 silam.

Sejak tahun 2013 silam, Kerajaan Arab Saudi mengurangi kuota jemaah haji semua negara sebanyak 20%. Sementara itu, kuota haji jemaah yang berasal dari Arab Saudi sendiri dikurangi sebanyak 50% dari kuota normal.

Pada musim haji biasanya, sebelum perluasan Masjidil Haram, Mesir mendapatkan jatah kuota 62.511 jemaah haji. Artinya, Kerajaan Arab Saudi menambah kuota sebanyak 20% untuk Mesir. Penambahan 20% kuota haji ini juga berlaku untuk beberapa negara lain, seperti Indonesia, India, Yordania, Uni Emirat Arab, Sudan, Palestina, dan Irak.

Pada tahun lalu, jemaah umrah Mesir pada bulan Ramadhan menempati ranking pertama di antara negara lain. Namun demikian, Mesir tidak tercatat sebagai lima besar yang mengirimkan jemaah haji terbanyak pada tahun lalu. Secara berurutan, lima negara terbanyak yang mengirimkan jemaah haji pada tahun lalu adalah Indonesia, Pakistan, India, Banglades, dan Nigeria.

Dalam sidang Komite Tinggi Mesir ini, hadir juga Menteri Wakaf Mohamed Mokhtar Gomaa, Menteri Sosial Hala El Said, Menteri Kesehatan Ahmed Emad Al Din Rady, Menteri Penerbangan Sherif Fathi, Menteri Pariwisata Yahya Rashid, Menteri Transportasi Jalal Saeed, dan beberapa kepala lembaga terkait, sebagaimana dilaporkan Daralakhbar.

Ismail menegaskan pentingnya persiapan sejak dini dan matang untuk menghadapi musim haji tahun ini. Menurutnya, hal ini perlu dilakukan guna segera memastikan jatah kuota haji bagi jemaah yang berangkat pada tahun ini.

Selain itu, Ismail menambahkan seluruh kementerian terkait harus melakukan kordinasi dengan baik untuk menjamin akomodasi, transportasi, dan kesehatan jemaah haji Mesir. Terkait tim medis, Ismail menekankan agar semua perlengkapan medis sudah sampai di Tanah Suci dua minggu sebelum para jemaah haji Mesir tiba. (ihs/dbs)  


Back to Top